Home ENERGI Listriki Pulau Terpencil, PLN Tertarik Manfaatkan Energi Berbasis Kearifan Lokal
ENERGI

Listriki Pulau Terpencil, PLN Tertarik Manfaatkan Energi Berbasis Kearifan Lokal

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Direktur Pengadaan Strategis PT PLN (Persero) Supangkat Iwan Santoso  mengatakan, untuk menciptakan efisiensi maka idealnya PLN memanfaatkan energi berbasis energi kearifan lokal yakni, memanfaatkan potensi energi primer yang tersedia di suatu daerah.

Hal itu disampaikan Iwan Santoso menjawab pertanyaan situsenergi.comsaat ditemui di sela kesibukannya pada acara Hari Listrik Nasional ke 72 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis kemarin.

“Ya. Idealnya itu pembangkit PLN di daerah-daerah atau pulau-pulau terpencil,  harus memanfaatkan sumber energi yang tersedia di daerah itu sendiri atau yang kita sebuat energi berbasis kearifan lokal. Jika ini yang dilakukan, maka PLN mampu menciptakan efesiensi dalam upaya melistriki daerah-daerah terpencil. Tapi, kalau menggunakan pembangkit (generator) yang memakai bahan bakar solar, jelas tidak efisien,” kata  Iwan Santoso.

Sementara, pada waktu yang bersamaan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengingatkan kepada PT PLN (Persero) untuk mengurangi penggunaan pembangkit yang memakai Bahan Bakar Minyak (BBM), agar PLN mampu menciptkan efisiensi sehingga harga listrik bisa terjangkau.

Namun, disatu sisi, Pemerintah mengejar target dengan mengerahkan PLN untuk memasang pembangkit-pembangkit berbahan bakar solar guna mencapai rasio elektrifikasi dengan melistriki daerah dan pulau-pulau terpencil di seluruh Indonesia. Pembangkit-pembangkit ini, kata Iwan Santoso, semua menggunkan bahan bakar minyak.

“Untuk melistriki daerah terpencil, mau tidak mau, PLN harus menggunkan generator berbahan bakar minyak (solar-red). Pertama alasannya kejar jam tayang karena waktunya sangat singkat,” kata Iwan Santoso. (mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...