Home ENERGI PLN Sebut Kabar Soal Kompensasi Listrik itu Hoaks
ENERGI

PLN Sebut Kabar Soal Kompensasi Listrik itu Hoaks

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya), Ikhsan Asaad menegaskan bahwa kabar mengenai kompensasi listrik karena adanya program work from home tidak benar.

“Berita itu dipastikan hoax. Karena saat ini masih bahas di Internal PLN Pusat dan sedang dikomunikasikan intens dengan pemerintah,” kata Ikhsan saat dihiubungi Situsenergy.com lewat telepon genggamnya, Minggu (29/3).

Ikhsan sendiri belum tahu apakah PLN akan memberikan kompensasi listrik di tengah program kerja dari rumah demi menekan potensi penyebaran virus corona itu.

Terpisah, Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Supratekaj uga membantah hal itu. “Informasi yang beredar tentang adanya pemberian kompensasi dari PLN kepada pelanggan atas kebijakan WFH itu hanya hoaks,” kata  Made Suprateka.

Menurut dia, link yang dibagikan melalui pesan berantai tersebut, adalah kompensasi yang pernah diberikan oleh PLN pada saat padam listrik yang terjadi pada Agustus 2019 lalu. “Bukan kompensasi karena adanya Work From Home. Jadi bisa dipastikan isu tersebut tidak benar,” pungkas Made.(mul/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...