Home ENERGI Antisipasi Perubahan Energi, Kementrian BUMN Desak Pembangunan Kilang
ENERGI

Antisipasi Perubahan Energi, Kementrian BUMN Desak Pembangunan Kilang

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta rencana PT Pertamina (Persero) membangun kilang senilai Rp800 triliun juga dapat mengantisipasi perubahan penggunaan energi di masa mendatang.

Hal uni dikatkan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Senin (17/2/2020). “Kalau bangun kilang baru harus bisa antisipasi, ke depan mungkin bukan fosil lagi. Kilang tetep ada, tapi mungkin nanti bisa juga olah kelapa sawit, sehingga B30, B50, B100 bisa diantisipasi Pertamina dengan kilang yang ada,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjut dia, pembangunan kilang oleh Pertamina nantinya menjadi tidak sia-sia. “Pertamina harus lihat ke depan dengan perubahan energi, apakah nanti energi fosil masih dipakai nantinya. Kilang bisa mengarah ke biodiesel. Jadi perkembangan teknolgi dan bahan baku harus dilihat Pertamina juga,” papar Arya.

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengharapkan BUMN memiliki rencana bisnis jangka panjang yang selaras dengan pemerintah serta mengantisipasi perubahan zaman.

Ia mengemukakan saat ini Pertamina sedang membangun kilang minyak senilai 58 miliar dolar AS atau sekitar Rp700 triliun-Rp800 triliun demi mengurangi impor BBM. Saat ini, Indonesia masih impor BBM sekitar 16,7 juta KL per tahun.

Saat ini, lanjut dia, peradaban anak muda di dunia mulai berubah. Hal yang menjadi salah satu perhatian adalah isu lingkungan. “Tadinya, senang pakai mobil dengan kapasitas CC tinggi dan boros, lalu berubah menjadi mobil kecil, atau listrik karena ramah lingkungan. Kalau itu terjadi sebelum 30 tahun, akibatnya adalah investasi Rp800 triliun akan menghasilkan produk yang tidak akan dipakai,” tukasnya.

Ia berpesan sebagai BUMN dapat terus mengamati setiap perubahan peradaban zaman. “Sebagai businessman kita harus bisa mengantisipasi, karena pada saat itulah banyak bisnis-bisnis yang mati dan pada saat itu juga ditemukan banyak kesempatan pada bisnis bisnis baru,” kata Budi Gunadi Sadikin.(mul/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PTBA dan PNRE Jajaki PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina New...

KII Gandeng OMS Italia, Industri Valve Nasional Siap Naik Kelas Lewat Alih Teknologi

Cikarang, situsenergi.com PT Katup Industri Indonesia (KII) memperkuat langkahnya di industri manufaktur...

Penyesuaian Regulasi Harga LNG Diperlukan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional

Jakarta, situsenergi.com Lonjakan harga LNG global menekan pasar energi dunia. Kerusakan fasilitas...

PTBA Tebar Dividen Jumbo Rp1,32 Triliun, Pemegang Saham Auto Cuan!

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen tunai...