Home ENERGI Bangun Gairah Ekonomi Daerah. PLN Teken MoU dengan Pemprov Sulsel
ENERGI

Bangun Gairah Ekonomi Daerah. PLN Teken MoU dengan Pemprov Sulsel

Share
Share

Makassar, Situsenergy.com

Guna memperkuat sinergitas dalam meningkatkan gairah ekonomi serta iklim investasi, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselabar) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu PLN juga menambah kapasitas daya PT Huadi Nickel Alloy sebesar 160 MVA dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan layanan Premium setelah perusahaan yang bergerak di pengolahan biji nikel tersebut sudah menggunakan daya listrik sebesar 47 MVA.

Bertempatkan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Pemprov Sulsel dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda. Sementara untuk penandatanganan SPJBTL dilakukan antara Direktur Utama PT Huadi Nickel Alloy, Jos Strefan Hidecky dengan General Manager PLN UIW Sulselrabar Ismail Deu disaksikan oleh Gubernur Sulsel dan Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan melalui penandatanganan ini berharap bisa menjadi peluang investasi yang bagus  di wilayah Sulawesi Selatan untuk ke depannya.

“Kita ingin hadirnya PLN disini, bisa membawa angin segar bagi Sulawesi Selatan dalam hal investasi nanti, terlebih untuk memikat para investor di luar wilayah Sulawesi supaya perekonomian daerah dapat meningkat dari sebelumnya” Ujar Nurdin.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Syamsul Huda, bahwa saat ini PLN siap melayani kebutuhan listrik di Sulawesi Selatan.  “Dengan adanya nota kesepahaman antara PLN dengan Pemprov Sulsel, sinergi dalam pembangunan dan pengembangan sistem kelistrikan Provinsi Sulawesi Selatan semakin kuat,” tandas Syamsul.

“Saat ini surplus sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan sebesar 600 MW, hal ini memberi peluang kepada investor untuk berinvestasi tanpa khawatir akan pasokan energi listrik. Kami siap melayani investor kapanpun, dimanapun, dan berapapun dayanya,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, PT Huadi Nickel Alloy yang terletak di Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan rencananya akan energize dalam dua tahap yaitu tahap 1 (80 MVA) pada November 2020 dan tahap 2 (80 MVA) pada September 2021.

Salah satu pelanggan industri yang telah menggunakan listrik dari PLN, Jos Stefan Hidecky mengucapkan terimakasih atas layanan yang diberikan oleh PLN. “Respon PLN dalam melayani kami sangat baik, hal tersebut dibuktikan dengan kemudahan pelayanan dan konsultasi mengenai kelistrikan,” kata Jos.

Saat ini rasio Elektrifikasi di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat mencapai 98,25% dengan total pelanggan 3.130.000. Dengan adanya surplus 600 MW, PLN berkomitmen untuk melayani seluruh segmen pelanggan mulai dari sektor industri, bisnis, hingga ke daerah pelosok.(red)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...