Home ENERGI Gunakan Gas Bumi Beban Biaya Pengusaha Menurun Luar Biasa
ENERGI

Gunakan Gas Bumi Beban Biaya Pengusaha Menurun Luar Biasa

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Pengelola Restoran Qen-di yang terletak di Jalan Taman Puring Kota Sidoarjo,Iwan ,mengaku mendapatkan manfaat dengan menggunakan gas bumi PGN untuk usaha mereka.

Berdasarkan pengakuan yang disampaikan, ketika, restaurannya menggunakan LPG , biaya yang dia keluarkan adalah sebesar Rp 18.000.000 perbulan. Kemudian ketika beralih menggunakan CNG,pengeluaran untuk bahan bakar sebesar Rp 17.000.000/ bulan.

Perubahan yang paling drastis adalah ketika mereka menggunakan gas bumi sejak bulan November 2018 dimana pengeluaran mereka adalah sebesar Rp 4.000.000 perbulannya. “Kami sangat terbantu dengan menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar untuk memasak seperti saat ini. Banyak penghematan yang bisa kami lakuan seperti biaya produksi yang turun drastis serta menghemat tenaga karena untuk mengangkat tabung gas tersebut.” Iwan menuturkan.

“Saat ini,konsumsi kami setiap bulan adalah sebesar 1500 m3 – 1700 m3 dengan menggunakan tarif golongan B1 sebesar Rp 3.300 m3” lanjut Iwan menjelaskan kembali. Iwan menyampaikan,penurunan biaya bahan bakar ini bisa membantu mereka ketika harga bahan baku yang lain mengalami kenaikan sehingga harga makanan tetap.

”Sekalipun harga bahan baku yang lain naik,dengan murahnya harga gas kami bisa menahan kenaikan harga makanan sehingga konsumen tetap menikmati sajian kami dengan harga murah dengan citrarasa bintang lima” sambut Iwan sambil tersenyum. Terkait dengan rencana kenaiakan harga gas untuk industri,Iwan mengaku tidak masalah asalkan tidak terlalu tinggi. Dia mengharapkan kenaikan untuk golongan industri sekitar 20%-25% dari saat ini.”Kenaikan tersebut saya kira masih wajar dan tidak terlalu membebani kami” Iwan melanjutkan. Dengan kenaikan sebesar 20%-25% maka perbulan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 4.800.000-Rp 5.000.000.” Kami masih tidak masalah dengan kenaikan sebesar itu karena masih jauh lebih murah jika kami menggunakan LPG maupun CNG”pungkas Iwan.(ebs)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Indonesia Ubah Peta Harga Nikel Global, HPM Baru Dorong Lonjakan di LME

Jakarta, situsenergi.com Indonesia mulai memainkan peran kunci dalam penentuan harga nikel dunia...

Ekspansi Energi 2026, Sigma Energy Bidik SPBU Baru hingga Infrastruktur SPKLU

Jakarta, situsenergi.com PT Sigma Energy Compressindo Tbk menyiapkan langkah ekspansi agresif pada...

Verifikasi Emisi Listrik Diperketat, Kemenperin Dorong Industri Menuju NZE 2060

Jakarta, Situsenergi.com Kementerian Perindustrian memperkuat langkah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060...

Anggaran Subsidi BBM Aman Hingga Akhir 2026, Menkeu: Dana Kita Cukup!

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah memberikan kepastian segar bagi masyarakat terkait keberlanjutan bantuan energi...