Home ENERGI Tugas PGN Bertambah Usai Pembentukan Holding Migas
ENERGI

Tugas PGN Bertambah Usai Pembentukan Holding Migas

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Paska menyatunya PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN [PGAS] dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) dalam sebuah holding migas diakui membawa perubahan cukup berarti bagi PGAS. Selain tetap fokus untuk meningkatkan suplai gas ke rumah tangga melalui Jaringan Gas (Jargas), tugas PGN juga bertambah.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso. Menurutnya kolaborasi dengan Pertagas diakui saat ini sudah berjalan dengan baik. Gigih menjelaskan, paska bersatu dalam sebuah holding pihaknya akan memperkuat customer base pengguna gas atau Liquid Natural Gas (LNG). Selama ini diakui konsumen besar dari PGN adalah PT PLN, dan sektor industri lainnya.

“Kami juga ingin tingkatkan customer base tidak hanya tradisional saja, kita ingin kembangkan sektor baru, seperti untuk oleochemical, sektor kilang, petrokimia dan lainnya,” kata Gigih dalam konferensi pers public expose live di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/8).

Hal lain yang membuat lini bisnis PGN berubah paska bersatu dengan Pertagas adalah dari semula fokus pengembangan dan pembangunan transmisi serta distribusi gas, kini juga bertambah untuk mencari market baru. PGN juga punya kewenangan untuk turut serta menentukan arah bisnis dan pengembangan usaha. Namun tentunya finalisasi dari arah bisnis ini tetap melibatkan Pertamina sebagai induk holding migas.

“Perlu dicatat bahwa yang diberikan ke PGN adalah pengelolaannya bisnisnya. Kita juga bertugas mencarikan market dan proyek sehingga LNG yang dimiliki Pertamina bisa segera disalurkan ke market, saat ini dengan petamina kita transfer bisnis dalam pengelolaannya,” pungkas Gigih. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...