Home ENERGI Jalur Khusus Non Tunai Akan Diterapkan di 20 SPBU di Jateng
ENERGI

Jalur Khusus Non Tunai Akan Diterapkan di 20 SPBU di Jateng

Share
Share

Semarang, situsenergy.com

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menerapkan penggunaan transaksi non tunai dengan jalur khusus di SPBU 44.501.41, Jalan Pemuda, Semarang, Kamis (24/8).

Menurut General Manager PT Pertamina MOR IV, Ibnu Chouldum, penerapan jalur khusus di SPBU 44.501.41, Jalan Pemuda itu adalah sebagai pilot project awal, dan selanjutnya pihaknya menargetkan akan menerapannya di 20 SPBU yang ada di sejumlah kota besar di Jawa Tengah.

Ibnu mengatakan, penerapan transaksi non tunai di SPBU ini sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan terhadap pelanggan seiring era digital.

“Sebenarnya transaksi non tunai sudah disediakan sejak lama. Hanya saja untuk transaksinya masih bisa dilakukan dengan tunai. Namun kali ini, berbeda karena jalur khusus ini hanya untuk non tunai,” paparnya.

Ditambahakann, melalui program ini, Pertamina sekaligus mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang telah dicanangkan oleh pemerintah,” katanya.

Masih menurut dia, untuk melaksanakan program tersebut pihaknya menggandeng empat perbankan yakni BRI, Mandiri, BNI dan BCA. Ibnu berharap, dengan adanya jalur khusus non tunai tersebut, maka 20% dari transaksi SPBU berasal dari non tunai.

“Selain memudahkan konsumen, transaksi non tunai juga memberikan kemudahan bagi pengelola SPBU dalam pengelolaan keuangan, menekan peredaran uang palsu dan lebih aman,” ujarnya.

Sementara Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Semarang menyambut baik keberadaan ‘Cashless Red Carpet’ di Kota Semarang.

Sementara Ketua D‎PC Hiswana Migas Kota Semarang, Yanuar Rahman mengaku, hampir semua SPBU sudah menyediakan fasilitas untuk konsumen yang ingin melakukan pembayaran non ‎tunai.

“Kami berharap, program gerakan non tunai tersebut akan mendorong peningkatan transaksi non tunai oleh masyarakat,” katanya.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...