Home LISTRIK Listrik 2.038 MVA Tersedot Data Center, PLN Mulai Ancang-Ancang
LISTRIK

Listrik 2.038 MVA Tersedot Data Center, PLN Mulai Ancang-Ancang

Share
Listrik 2.038 MVA Tersedot Data Center, PLN Mulai Ancang-Ancang
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie (ketiga dari kiri) dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (ketiga dari kanan), saat mengunjungi booth PLN Icon Plus dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (22/9). Dalam kesempatan tersebut, Darmawan menjelaskan pemanfaatan teknologi robotik sebagai bagian dari inovasi digital yang dikembangkan untuk mendukung transformasi di sektor energi.
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT PLN (Persero) menghadapi lonjakan kebutuhan listrik dari industri pusat data atau data center yang terus berkembang seiring pesatnya kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital di Indonesia.

Hingga kini, PLN melayani 159 pelanggan data center dengan total kapasitas listrik tersambung mencapai 2.038 megavolt ampere (MVA). Angka tersebut menunjukkan betapa cepatnya kebutuhan energi dari sektor digital berkembang.

Jawa Masih Jadi Pusat Data Center

Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati, mengungkapkan sekitar 99% kapasitas pelanggan data center masih terkonsentrasi di sistem Jawa-Madura-Bali.

Jawa Barat menjadi salah satu klaster data center terbesar. Namun, ekspansi mulai bergerak ke Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi sehingga PLN perlu menyiapkan infrastruktur sesuai karakteristik kebutuhan setiap wilayah.

Sementara itu, konsumsi energi dari 159 pelanggan tersebut sudah mencapai 2.378 gigawatt hour (GWh). PLN melihat angka itu masih berpotensi meningkat seiring berkembangnya layanan digital.

“Kami percaya ini baru permulaan. Kecerdasan buatan, cloud computing, layanan digital, serta pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan terus menciptakan kebutuhan listrik baru dalam skala yang sangat signifikan,” ungkap Dini.

PLN Kejar Infrastruktur Sejak Awal

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pertumbuhan data center membutuhkan dukungan listrik dengan kapasitas, keandalan, kualitas daya, hingga pemanfaatan energi bersih yang semakin spesifik.

Karena itu, PLN mendorong perencanaan infrastruktur lebih awal agar kebutuhan energi dapat mengikuti perkembangan sektor digital sekaligus mendukung investasi jangka panjang.

Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati saat menyampaikan paparan pada sesi diskusi Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (23/9). Masifnya pertumbuhan sektor data center mendorong PLN untuk terus memperkuat kesiapan infrastruktur kelistrikan. Saat ini, PLN melayani 159 pelanggan data center dengan total kapasitas tersambung mencapai 2.038 MVA.

“Meningkatnya kebutuhan listrik dalam ekosistem data center menunjukkan semakin pentingnya infrastruktur energi bagi pertumbuhan ekonomi digital. PLN ingin pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan seiring dengan perkembangan sektor digital,” ujar Darmawan.

PLN juga mendorong pendekatan early alignment, yakni koordinasi sejak tahap awal pengembangan pusat data. Langkah ini mencakup proyeksi permintaan, jadwal energisasi, pengembangan kapasitas, serta koordinasi PLN, pelanggan, dan pemerintah.

Menurut Dini, tantangan PLN bukan hanya mengejar tambahan pasokan. Perusahaan juga harus menjaga keandalan, keterjangkauan harga, dan stabilitas sistem kelistrikan dalam jangka panjang.

“Oleh karena itu, pengelolaan komitmen pusat data harus menjadi proses perencanaan bersama,” pungkasnya. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Transisi Energi Bersih Biomassa Buka Peluang Kerja Baru Hingga 150 Ribu

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mempercepat transisi energi...

PLN Bawa Pulang Kesepakatan Rp3,3 Triliun dari Electricity Connect 2026

Jakarta, Situsenergi.com Electricity Connect 2026 bukan sekadar ajang bertemunya pelaku industri listrik....

Panas Bumi Gunung Ungaran Digeber, Listrik 55 MW dan Ekonomi Warga Jadi Target

Semarang, Situsenergi.com Potensi panas bumi Gunung Ungaran, Jawa Tengah, mulai digeber untuk...

PLN Bikin Petani Bekasi Tak Takut Kemarau, Listrik Pangkas BBM 2.560 Liter

Bekasi, Situsenergi.com Musim kemarau tak lagi menjadi momok bagi petani di Desa...