Jakarta, situsenergi.com
Program UMiMAX (Ultra Mikro Pertamina Aksi) yang dijalankan PT Pertamina (Persero) membantu masyarakat rentan ekonomi, termasuk korban pemutusan hubungan kerja (PHK), membangun usaha hingga memperoleh penghasilan yang lebih stabil.
Salah satu penerima manfaat, Rahmadi, mengembangkan usaha warung kopi setelah bergabung dengan UMiMAX. Kini, usahanya mencatat omzet sekitar Rp1,9 juta per pekan.
“Alhamdulillah, setelah ikut Program UMiMAX saya memiliki penghasilan yang lebih stabil untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan bisa menjalani hidup dengan lebih tenang,” ujar Rahmadi.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan UMiMAX tidak hanya menyediakan bantuan sarana usaha, tetapi juga pelatihan dan pendampingan agar pelaku usaha ultra mikro dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Program ini lahir untuk membangkitkan energi kelompok masyarakat rentan ekonomi untuk bangkit dengan membangun atau mengembangkan usaha ultra mikro,” kata Baron.
Menurutnya, sekitar 75 persen peserta UMiMAX merupakan korban PHK, sedangkan sisanya berasal dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut juga mendorong pelaku usaha untuk naik kelas melalui pembinaan usaha.

Pertamina mencatat peserta UMiMAX mampu membukukan rata-rata omzet bulanan sekitar Rp30 juta. Bahkan, sebagian peserta memperoleh laba lebih dari Rp10 juta per bulan. Sepanjang Januari-April 2026, total pendapatan seluruh peserta mencapai Rp2,75 miliar dengan laba bersih sebesar Rp858 juta. (*)
Leave a comment