Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan setelah meraih penghargaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada ajang Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026 yang digelar PR Indonesia.
Penghargaan tersebut mencerminkan langkah PTK dalam mengembangkan bisnis maritim yang sejalan dengan pelestarian ekosistem laut serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
VP Legal & Relation PTK, Amran Reza, mengatakan penghargaan itu menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat nyata.
“Momen ini menjadi wujud komitmen PTK dalam mengimplementasikan Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai inisiatif yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat pesisir,” ujar Amran.
Salah satu program unggulan PTK berlangsung di Desa Energi Berdikari Wisata Kariangau, Balikpapan. Melalui program tersebut, perusahaan mengolah sampah organik menjadi pakan maggot yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan ikan lele dalam sistem bioflok sehingga mendorong ekonomi sirkular bagi masyarakat.
PTK juga mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung pengolahan sampah sekaligus memperkuat pertanian hidroponik. Inisiatif ini mampu menghemat 535 kWh listrik dan menekan emisi karbon hingga 55 kilogram CO2 setiap bulan.

Amran menegaskan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar program TJSL mampu berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat pesisir. (*)
Leave a comment