Bangkalan, situsenergi.com
PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) memperkuat keterampilan pemuda Bangkalan melalui Program Pelatihan Double Track.
PHE WMO menggandeng UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya dan SMAN 1 Tanjungbumi untuk menggelar pelatihan menjahit dan tata boga. Program ini menyasar 40 siswa selama lima hari sekaligus memberikan sertifikasi keterampilan.
Officer Commrel & CID Zona 11 PHE WMO, Hardian, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan memberi nilai tambah bagi siswa setelah menyelesaikan pendidikan formal.

“Setelah lulus sekolah, para siswa tidak hanya memiliki ijazah akademik, tetapi juga mengantongi sertifikasi keterampilan praktis yang siap digunakan untuk berwirausaha mandiri maupun bersaing di dunia kerja,” ujar Hardian.
Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi UPT BLK Surabaya, Yudo Sembodo Hastoro Langgeng, menilai keterampilan vokasi semakin penting untuk menghadapi tantangan dunia kerja.
Menurutnya, bekal akademis perlu berjalan beriringan dengan kemampuan praktis agar generasi muda memiliki peluang lebih luas.
Kepala SMAN 1 Tanjungbumi Abdul Wahed juga menyambut positif program tersebut. Ia menilai pelatihan vokasi relevan dengan kebutuhan siswa dalam menghadapi dunia kerja.
PHE WMO turut menyerahkan sarana dan prasarana pendukung praktik siswa. Melalui program yang telah berjalan sejak 2023, perusahaan berharap pemuda di wilayah ring 1 memiliki keterampilan untuk bekerja maupun membuka usaha mandiri.

Dengan bekal tersebut, generasi muda Bangkalan diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, melahirkan wirausahawan baru, dan ikut menggerakkan perekonomian daerah. ***
Leave a comment