Jakarta, situsenergi.com
PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatat kinerja positif pada Semester I 2026. Laba bersih perusahaan melonjak 29% menjadi Rp435 miliar, sementara pendapatan tumbuh 9% menjadi Rp7,6 triliun.
Pertumbuhan tersebut juga mendorong EBITDA Elnusa naik 16% menjadi Rp862 miliar. Kenaikan laba yang lebih cepat dari pendapatan menunjukkan peningkatan efisiensi dan kualitas pertumbuhan perusahaan.
Direktur Keuangan Elnusa Nelwin Aldriansyah mengatakan capaian tersebut mencerminkan strategi perusahaan dalam mengoptimalkan portofolio bisnis, produktivitas aset, serta pengendalian biaya.
“Pertumbuhan laba yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan menunjukkan bahwa Elnusa tidak hanya bertumbuh dari sisi volume bisnis, tetapi juga berhasil meningkatkan kualitas pendapatan dan efisiensi operasional,” ujar Nelwin.
Kinerja profitabilitas turut terlihat dari Net Profit Margin (NPM) yang naik menjadi 5,7%, atau meningkat sekitar 19% dibandingkan Semester I 2025.
Dari sisi bisnis, Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 65% terhadap pendapatan. Selanjutnya, Jasa Hulu Migas Terintegrasi menyumbang 27% dan Jasa Penunjang Migas 8%.

Elnusa juga mempertahankan peringkat kredit idAA+ dari PEFINDO selama dua tahun berturut-turut. Memasuki Semester II 2026, perusahaan akan memperkuat bisnis hulu migas, teknologi, dan sinergi lintas lini untuk menjaga pertumbuhan. (*)
Leave a comment