Lombok Tengah, Situsenergi.com
Pertamina Mandalika International Circuit terus memperkuat perannya sebagai pusat pembinaan talenta balap nasional. Sirkuit berstandar internasional yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kini menjadi arena bagi generasi baru pembalap Indonesia untuk mengasah kemampuan sebelum bersaing di level global.
Lintasan sepanjang 4,31 kilometer dengan 17 tikungan itu mengantongi homologasi Grade A dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), sertifikasi tertinggi yang memungkinkan penyelenggaraan ajang balap motor dunia seperti MotoGP.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan keterlibatan Pertamina melalui hak penamaan sirkuit menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan olahraga otomotif nasional.

“Keterlibatan Pertamina melalui Pertamina Mandalika International Circuit merupakan salah satu partisipasi Pertamina untuk mengembangkan pembalap-pembalap muda di Indonesia,” kata Baron.
Menurutnya, keberadaan sirkuit tersebut tidak hanya untuk menggelar ajang internasional, tetapi juga menjadi tempat pembinaan pembalap muda yang saat ini berlaga di Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026.

Salah satu peserta, Muhammad Fadhil Musyafi dari tim Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS, mengaku antusias bisa merasakan atmosfer balap di lintasan kelas dunia.
“Saya sangat suka di beberapa area di Sirkuit Mandalika terutama di sektor 3 dan 4. Saya bisa dengan leluasa dan nyaman melaju,” ujarnya.
Senada, mekanik Astra Motor Racing Team Yogyakarta, Sudarmono, menilai kualitas sirkuit menjadi faktor penting dalam membentuk kemampuan pembalap dan tim.
“Melalui gelaran Pertamina Mandalika Racing Series ini, seluruh bagian tim mulai dari mekanik hingga pembalap dapat merasakan sensasi langsung bertanding di sirkuit berstandar internasional,” katanya. (*)
Leave a comment