Jakarta, situsenergi.com
Elnusa Group meraih dua Gold Award pada ajang Annual Pertamina Quality Award (APQA) 2026 berkat inovasi yang memperkuat keandalan operasional dan mempercepat transformasi digital di sektor energi.
Penghargaan tersebut diberikan kepada inovasi FT PROVE A-GRAY dari PT Elnusa Tbk dan PC PROVE ASUMSI dari PT Sigma Cipta Utama (SCU). Kedua inovasi itu dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan, efisiensi, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan perusahaan.
Di sektor hulu migas, tim Wireline Services PT Elnusa Tbk menciptakan metode Formation Artificial Marker yang meningkatkan akurasi penentuan kedalaman dan target reservoir pada pekerjaan Drill Stem Test (DST). Inovasi ini juga mempercepat pengambilan keputusan operasional sekaligus menekan risiko Non-Productive Time (NPT).
Selama implementasinya, inovasi tersebut menghasilkan pertumbuhan pendapatan sebesar Rp3,5 miliar dan cost avoidance lebih dari Rp31,8 miliar.
Sementara itu, PT Sigma Cipta Utama menghadirkan RTU High Speed High Accuracy (RTU HSHA), perangkat monitoring berbasis embedded system yang mampu meningkatkan kecepatan dan akurasi pengumpulan data operasional secara real-time. Solusi ini juga mendukung keamanan siber serta memperluas peluang layanan digital di berbagai fasilitas energi.
Direktur SDM & Umum PT Elnusa Tbk, Hera Handayani, menilai penghargaan tersebut mencerminkan kemampuan insan Elnusa Group dalam mengubah tantangan menjadi peluang.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas semangat inovasi yang terus tumbuh di lingkungan Elnusa Group. Kedua inovasi ini menunjukkan bagaimana kolaborasi, kompetensi, dan pemanfaatan teknologi dapat menghasilkan solusi yang meningkatkan kualitas operasi, efisiensi bisnis, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan industri energi secara keseluruhan,” ujar Hera.

Elnusa Group menegaskan akan terus memperkuat budaya inovasi, digitalisasi proses bisnis, dan kolaborasi lintas fungsi guna mendukung ketahanan energi nasional.(***)
Leave a comment