Home MIGAS Genjot E20 2028, Pertamina Tancap Gas Bangun Ekosistem Bioetanol Nasional
MIGAS

Genjot E20 2028, Pertamina Tancap Gas Bangun Ekosistem Bioetanol Nasional

Share
Genjot E20 2028, Pertamina Tancap Gas Bangun Ekosistem Bioetanol Nasional
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan bioetanol domestik untuk mengejar target mandatori E20 pada 2028. Langkah ini diperkuat lewat tiga nota kesepahaman strategis bersama PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Medco Energi Internasional Tbk melalui PT Medco Intidinamika, serta PT Sinergi Gula Nusantara.

Kolaborasi ini mencakup revitalisasi pabrik bioetanol Lampung berbasis multi-feedstock, pembangunan fasilitas baru di Bone, Sulawesi Selatan, hingga pengembangan pabrik bioetanol berbasis molase yang terintegrasi dengan industri gula nasional.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiya Dewi menegaskan implementasi bioetanol tak bisa lagi ditunda jika Indonesia ingin mencapai target E20. “Kolaborasi seperti ini menjadi kunci memastikan pasokan produksi, kepastian offtaker, dan ekosistem terintegrasi dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Pertamina melihat pengembangan bioetanol sebagai strategi memperkuat ketahanan energi di tengah gejolak geopolitik global. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono menyebut energi berbasis sumber daya domestik menjadi solusi untuk menekan ketergantungan impor.

CEO Pertamina NRE John Anis mengungkap kebutuhan bioetanol nasional untuk mendukung E20 diperkirakan mencapai 3 juta hingga 5 juta kiloliter pada 2028. Karena itu, pengembangan fasilitas produksi baru berbasis multi-feedstock dan multi-distribution dinilai mendesak.

Dari sisi hulu, PTPN III memastikan pasokan bahan baku seperti ubi kayu, jagung, tebu hingga molase tetap berkelanjutan. Direktur Utama PTPN III Denaldy Mulino Mauna menilai proyek ini bukan sekadar penguatan sektor energi, tetapi juga membuka manfaat ekonomi bagi petani dan industri.

Selain proyek baru, Pertamina sebelumnya telah mengembangkan ekosistem bioetanol melalui pabrik di Glenmore Banyuwangi, kolaborasi bersama Toyota Tsusho di Lampung, hingga pilot project berbasis aren di Garut.

Akselerasi bioetanol ini menjadi bagian dari strategi transisi energi Pertamina sekaligus mendukung swasembada energi, target Net Zero Emission 2060, serta agenda keberlanjutan nasional. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Dramatis! Kapal Pertamina Evakuasi 16 Korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Jakarta, Situsenergi.com Kapal tanker milik Pertamina Patra Niaga, MT Mauhau, bergerak cepat...

Sofyano Dukung Penambahan Nozzle BBM Subsidi di Makassar, Minta Pelayanan SPBU Dipercepat

Makassar, situsenergi.com Upaya PT Pertamina Patra Niaga menambah nozzle BBM subsidi di...

Antrean BBM Makassar Mulai Landai, Pertamina dan Pemprov Sulsel Gaspol Atur Pasokan

Makassar, Situsenergi.com Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Makassar mulai menunjukkan tren positif....

PTK Genap 57 Tahun, Jurus SIAP Jadi Senjata Baru Gaspol Bisnis Maritim

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) memasuki usia ke-57 dengan membawa...