Jakarta, situsenergi.com
PT PLN (Persero) bersiap menghadapi lonjakan pemudik kendaraan listrik saat Idulfitri 1447 H. Perusahaan menyiagakan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 3.097 titik di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, langsung mengecek kesiapan SPKLU di jalur strategis, termasuk Rest Area KM 43A Tangerang. PLN memastikan seluruh infrastruktur pengisian daya beroperasi optimal saat arus mudik.
“Kami all out mengupayakan seluruh SPKLU dalam posisi siap dan prima untuk melayani animo pemudik EV tahun ini,” ujar Darmawan.

PLN memproyeksikan lebih dari 23 ribu kendaraan listrik akan digunakan saat mudik, naik sekitar 60% dibanding tahun lalu. Untuk mendukung lonjakan ini, PLN memperluas jaringan SPKLU hingga meningkat 70% dari tahun sebelumnya.
Darmawan menjelaskan, jarak rata-rata antar-SPKLU kini sekitar 22 kilometer. Artinya, pengguna EV bisa berkendara jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya.
Di jalur utama Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyiapkan 1.681 SPKLU di 994 lokasi. Rinciannya, 284 unit berada di ruas tol dan 1.203 unit di jalur non-tol.
Selain infrastruktur, PLN mengerahkan lebih dari 5.000 personel siaga serta 15 unit SPKLU Mobile di titik strategis. Dukungan digital juga diperkuat lewat fitur Trip Planner dan Antreev di aplikasi PLN Mobile.
“Kami juga mengajak masyarakat memanfaatkan fitur Trip Planner dan AntreEV agar perjalanan mudik lebih nyaman,” kata Darmawan.

Ardam Rafif Trisilo menilai kesiapan ini menjadi kunci kelancaran mudik EV. “Infrastruktur dan layanan digital membuat perjalanan kendaraan listrik semakin praktis dan minim risiko,” ujarnya. (*)
Leave a comment