Home MIGAS Anggota DPR Sebut IPO PGE Bukan Privatisasi
MIGAS

Anggota DPR Sebut IPO PGE Bukan Privatisasi

Share
anggota-dpr-sebut-ipo-pge-bukan-privatisasi-2
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade menegaskan, pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap proses Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham PT PLN Geothermal Energy (PGE) sehingqa proses berjalan sebagaimana mestinya, termasuk proporsi saham yang dilepas kepada publik.

“IPO memang dibutuhkan sebab investasi panas bumi memang sangat mahal. Melalui IPO, PGE akan memperoleh dana besar yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja, bukan dalam bentuk pinjaman,” kata Andre melalui keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Kamis (09/2/2022).

Menurut Andre, IPO merupakan mekanisme yang lazim dilakukan perusahaan dan sudah banyak contoh “success story”, baik di Indonesia maupun di dunia.

“Dalam konteksi ini, IPO akan memiliki banyak manfaat, tidak hanya untuk perusahaan, tetapi juga untuk Negara dan masyarakat. Jadi, sebenarnya IPO memang memiliki banyak benefit,” kata dia.

Dengan IPO, tambahnya, masyarakat akan berpeluang memiliki saham, di sisi lain, PGE sebagai perusahaan terbuka wajib memenuhi prinsip keterbukaan kepada publik.

Binis Parasit Solar Campuran Minyak Sawit

“Hal ini akan mendorong penerapan Good Corporate Governance. Di dalamnya termasuk prinsip transparansi dan akuntabilitas, yakni menjadikakan PGE lebih baik dan tentu akan berdampak pada peningkatan citra perusahaan,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, dengan keterbukaan juga dapat memperoleh valuasi yang akan berdampak pada kinerja perusahaan. Hal ini tentu positif dalam rangka meningkatkan daya saing perusahaan dan pertumbuhan PGE dan seluruh karyawan.

“IPO juga bisa membuat growth bagi PGE dan meningkat daya saing perusahaan,” ujarnya.

Selain itu, menurut Andre, melalui IPO pula kemampuan PGE untuk mempertahankan kelangsungan hidup akan jauh lebih baik karena berbagai kendala yang dihadapi perusahaan akan menjadi permasalahan banyak pihak yang menjadi pemegang saham perusahaan.

Sementara benefit bagi negara, tak lepas dari posisi geothermal yang merupakan salah satu backbone meningkatkan bauran energi di Indonesia.

Dengan IPO, PGE akan berinvestasi lebih besar untuk pengembangan geothermal dan meningkatkan kapasitas terpasang, lanjutnya, pada akhirnya, hal ini akan mendorong percepatan transisi energi serta pencapaian Net Zero Emission (NZE) Indonesia.

“Sedangkan manfaat bagi masyarakat, karena dengan meningkatnya kapasitas terpasang, PGE dapat mendukung kelistrikan nasional sehinggta diharapkan pula dapat berdampak pada tarif dasar listrik,” pungkasnya.(Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

MotoGP Mandalika Bukan Cuma Balapan, 30 UMKM Lokal Kebagian Panggung Cari Cuan

Lombok, Situsenergi.com Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tak hanya menjadi...

Meet & Greet MotoGP Mandalika 2026 Bikin Fans Heboh, Mario Aji dan Veda Jadi Sorotan!

Lombok, Situsenergi.com Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bukan hanya menyuguhkan persaingan...

Tempuh 1.400 Km Demi MotoGP Mandalika, Riders Dapat Bonus Pengalaman Jelajahi Bisnis Pertamina

Lombok, Situsenergi.com Perjalanan menuju MotoGP Mandalika kali ini bukan sekadar soal memacu...

Bukan Cuma Bisnis Energi, Tim Hukum Pertamina Borong Pengakuan Bergengsi di IHCSA 2026

Bali, Situsenergi.com Kiprah PT Pertamina (Persero) di industri energi tak hanya bertumpu...