Home ENERGI Biayai Komitmen Pengurangan Emisi Karbon 2030, Pemerintah Butuh Biaya 25% PDB
ENERGI

Biayai Komitmen Pengurangan Emisi Karbon 2030, Pemerintah Butuh Biaya 25% PDB

Share
Indonesia Targetkan Proporsi Energi Terbarukan dalam Sumber Energi Meningkat 11,5 Persen
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Untuk membiayai komitmen dalam pengurangan emisi karbon pada tahun 2030, Indonesia membutuhkan biaya setidaknya 25 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk transisi ke ekonomi berbasis energi baru dan terbarukan (EBT).

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Indonesian Financial Group (IFG) International Conference 2022 di Jakarta, Senin (40/6/2022).

“Berdasarkan Perjanjian Paris, Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon yang signifikan pada tahun 2030 dan emisi nol karbon bersih pada tahun 2060. Komitmen emisi nol karbon bersih pada tahun 2060 merupakan fokus utama karena Indonesia termasuk dalam 10 besar negara dengan emisi karbon terbesar atau menyumbang sekitar dua persen dari total emisi global pada tahun 2020,” papar Airlangga.

Selain itu, kata dia, 60 persen industri energi di Tanah Air masih berbasis pada sumber tak terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga batu bara.

“Dengan demikian, ekosistem lingkungan rendah emisi karbon kini terus berkembang di Tanah Air maupun dunia dan menjadi landasan bagi aspirasi Indonesia untuk menjadi negara industri tangguh pada tahun 2035. Dalam hal ini, PDB per kapita Indonesia diproyeksikan akan mencapai sekitar 15 ribu dolar AS hingga 20 ribu dolar AS,” tukasnya.

“Untuk menjadi negara industri tangguh, maka kapasitas pembiayaan yang substansial sangat diperlukan sehingga peran pembiayaan luar negeri menjadi penting, khususnya pada masa transisi. Selain itu, sumber dana domestik substansial juga diperlukan untuk pembiayaan berkelanjutan,” pungkasnya.(Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

HBA Periode Pertama Agustus 2026 Turun 5,62 Persen

Jakarta, situsenergi.com Kementerian ESDM menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) periode pertama Agustus...

Pemerintah Percepat Implementasi Biodiesel B50 Guna Tekan Defisit Migas

Jakarta, situsenergi.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah akan mempercepat...

PGE Kembangkan Bisnis Hijau di Luar Listrik Panas Bumi

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperluas bisnisnya dengan menyiapkan...

Harga Referensi CPO Turun, HPE Kakao dan Getah Pinus Naik

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) crude palm oil (CPO)...