Home MIGAS 115 Juta Pengguna Motor Nikmati Subsidi Pertalite, Aktivis 98: Kurang Baik Apa Jokowi
MIGAS

115 Juta Pengguna Motor Nikmati Subsidi Pertalite, Aktivis 98: Kurang Baik Apa Jokowi

Share
115 Juta Pengguna Motor Nikmati Subsidi Pertalite, Aktivis 98: Kurang Baik Apa Jokowi
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Keputusan Pemerintah untuk mensubsidi Pertalite dan menaikkan Pertamax dipandang sebagai sebuah Langkah Kebijakan yang sudah tepat.

Tak hanya tepat, kebijakan itu disebut sangat Pro pada Rakyat. Jal itu disampaikan Aktivis 98, Wahab Talaohu, yang juga sebagai Ketua Umum Pergerakkan Rakyat Berdaulat (PRB).

“Kami melihat Kebijakan Pak Jokowi dan Menteri BUMN untuk memberikan subsidi Pertalite dan menaikkan harga Pertamax adalah sebuah langkah yang tepat dan sangat berpihak pada Rakyat,” ujar Wahab di Jakarta, Senin 4 April 2022.

Wahab menuturkan, meski harga global telah melambung tinggi, Pemerintah Indonesia masih dapat menjaga harga Pertalite senilai Rp 7.650 per liter.

Hal itu lantaran pada Maret 2022 realisasi Mean of Platts Singapore (MOPS) Pertalite rata-rata USD 128,19 per barel atau naik 63 persen dari rata-rata tahun 2021 sebesar USD 78,48 per barel.

“Kalau kita lihat kalkulasi Pemerintah maka secara keekonomian ada kenaikkan harga Pertalite di Pasar Global sampai 63 persen. Namun Pemerintah harus tetap menjaga stabilitas harga Pertalite. Karena mayoritas pengguna roda dua banyak mengunakan Pertalite,” tegasnya.

Wahab merinci bahwa kebijakan subsidi Pertalite akan punya dampak yang sangat besar terutama bagi rakyat kecil pengguna roda dua yang pada tahun 2020 saja telah mencapai 115 juta kendaraan/pengguna.

“BPS mencatat pada 2020 ada 115 juta kendaraan roda dua. Dan mayoritas pengguna Pertalite. Artinya kebijakan subsidi ini akan langsung dirasakan oleh 115 juta pengguna tadi. Sehingga aktivitas ekonomi seperti Ojol, Kurir dan lainnya tetap stabil,” sambung Wahab.

Wahab menambahkan, selain dampak ekonomi ada juga dampak lingkungan yang akan dirasakan. Pertalite dengan RON 90 dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan Premium.

“Subsidi Pertalite ini tidak hanya punya dampak ekonomi tapi juga dapat menekan dampak polusi, karena Pertalite punya RON 90 yang lebih ramah lingkungan. Maka menurut kami kebijakan subsidi Pertalite ini sebuh keputusan yang tepat dan sangat berpihak pada rakyat,” pungkasnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Produksi Minyak RI Bertambah! Dua Sumur Sejadi PHKT Sumbang Hampir 1.900 Barel per Hari

Balikpapan, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) kembali mencatat pencapaian penting...

Pertamina Drilling Borong 2 Penghargaan APQA 2026, Inovasi Limbah Makanan hingga Teknologi Rig Hemat Rp143 Miliar

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mencuri perhatian dalam...

Sumur SLW-F2X Pecah Telur! Pertamina EP Papua Field Kantongi Produksi Awal 623 Barel Minyak per Hari

Papua Barat, situsenergi.com Kinerja sektor hulu migas di Indonesia Timur kembali menunjukkan...

Beasiswa Hulu Migas 2026 Resmi Dibuka! Kuliah Gratis di Poltek Akamigas, Ini Jadwal dan Syaratnya

Palembang, situsenergi.com Kesempatan emas bagi putra-putri di sekitar wilayah operasi hulu migas...