Home MIGAS Keras, Energy Watch Minta Seluruh Direksi KPI di Evaluasi
MIGAS

Keras, Energy Watch Minta Seluruh Direksi KPI di Evaluasi

Share
Harga BBM Nonsubsidi Disesuaikan Lagi, Energy Watch: Itu Hal yang Wajar
Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan
Share

Jakarta, situsenergi.com

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan meminta seluruh Direksi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dievaluasi pasca insiden kebakaran pada salah satu Tangki di Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, malam tadi. 

Evaluasi harus dilakukan karena kejadian kebakaran terhadap fasilitas kilang ini terus berulang dan jelas merugikan Pertamina. 

“Terkait dengan peristiwa kembali terbakarnya tangki kilang Pertamina di Cilacap, saya memberikan catatan penting terhadap kejadian ini. 

Pertama, saya meminta agar dilakukan evaluasi terhadap semua Direksi KPI atas kejadian ini,” ujar Mamit kepada awak media di Jakarta, Minggu (14/11/2021). 

Menurut Mamit, kejadian yang berulang dengan dugaan penyebab yang sama yaitu petir, seolah menandakan bahwa kejadian sebelumnya di Kilang Balongan tidak menjadi pembelajaran. 

“Ini sudah berulang kali kejadian dengan kondisi yang sama faktornya yaitu petir. Dengan berubahnya KPI menjadi sub holding, maka tanggung jawab terhadap keberlangsungan operasional kilang menjadi ranah mereka. Baik dan buruknya kinerja refinery ada di bawah sub holding,” tegas Mamit. 

Selain itu, Mamit juga meminta agar Pihak Pertamina melakukan audit forensik terhadap seluruh peralatan penunjang keamanan di fasilitas strategis. 

“Saya kembali meminta untuk dilakukan audit forensik terhadap semua peralatan safety di kilang Pertamina terutama terkait anti petir disana. Terlalu ceroboh jika terjadi berkali-kali dengan alasan yang sama,” kata Mamit. 

Terakhir dan menjadi perhatian utama, Mamit juga meminta agar Pertamina bisa memastikan jaminan pasokan BBM dan LPG tidak terganggu. Sebab, Tangki yang terbakar merupakan Tangki penyimpanan BBM jenis Pertalite. 

“Saya minta jaminan pasokan untuk BBM dan LPG tetap terjaga dan tidak merugikan masyarakat terutama untuk jenis Pertalite karena tangki tersebut yang terbakar,” pungkasnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

4.090 Pelaut RI Dominasi Armada, Strategi PIS Tembus Pasar Global

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina International Shipping (PIS) memperkuat posisi di pasar global...

PLTP Lumut Balai Unit 4 Dikebut, PGE Tambah 55 MW untuk Transisi Energi

Muara Enim, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mempercepat pengembangan energi...

Industri Hulu Migas Jadi Motor Ekonomi, Sumbang Triliunan hingga Dorong Daerah

Jakarta, situsenergi.com Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) terus menunjukkan peran...

Kapal Buatan RI Jadi Andalan, Pertamina Andalkan MT Pagerungan hingga Pangkalan Brandan

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Patra Niaga mengandalkan armada tanker buatan dalam negeri...