Home MIGAS EWI: Kebakaran Tangki Terus Berulang, Pertamina Harus Evaluasi Teknologi Anti Petir
MIGAS

EWI: Kebakaran Tangki Terus Berulang, Pertamina Harus Evaluasi Teknologi Anti Petir

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Kebakaran tangki minyak kembali terulang. Jika sebelumnya terjadi pada Tangki di Kilang Pertamina RU VI Balongan, pada hari ini, Sabtu (13/11/2021) pukul 19.20 WIB kembali terjadi kebakaran di salah satu tangki minyak di Kilang Pertamina RU IV CIlacap. 

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean menyatakan rasa prihatinnya bahwa peristiwa kebakaran pada tangki kilang Pertamina kembali terulang. Menurutnya, Pertamina harus melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem keamanan di seluruh fasilitas milik Pertamina. 

“Ini kan bukan kejadian yang pertama terjadi, bahwa tangki kilang kita beberapa kali kejadian terbakar setiap ada kejadian hujan dan petir, terakhir di kilang VI, sekarang di Cilacap. Saya pikir Pertamina harus melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap teknologi yang digunakan saat ini untuk penangkal petir di semua fasilitas Pertamina, apakah itu di kilang atau di tangki timbun atau dimanapun fasilitas Pertamina, harus dilakukan kajian ulang, evaluasi ulang. Karena agak janggal dan aneh ya, masa setiap kejadian petir begini harus ada yang terbakar,” ujar Ferdinand kepada Situsenergi.com, saat dihubungi, Sabtu (13/11/2021) malam. 

Tidak bermaksud mendahului penyelidikan terhadap penyebab kebakaran, namun demikian Ferdinand menegaskan bahwa jika dilihat dari kronologis kejadian, maka kejadian kebakaran tersebut ada hubungannya dengan petir. 
“Di zaman yang modern sekarang ini, soal anti petir bukan hal yang susah ya. Ini mungkin Pertamina masih menggunakan teknologi anti petir yang lama. Ini menurut saya, saya sarankan Pertamina untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap teknologi anti petir yang digunakan sekarang agar segera diperbaharui,” tuturnya. 

“Ini sangat sangat merugikan Pertamina ya kalau terus kejadian beginisementara musim hujan masih akan panjang,” pungkasnya.  

Sebelumnya, Corporate Secretary Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya menyatakan, upaya pemadaman dilakukan secara intensif dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor pada tangki yang terbakar. Sedangkan untuk tangki di sekitar dilakukan pendinginan dengan water sprinkle untuk mencegah merambatnya kebakaran.
Pertamina saat ini juga tengah melakukan pengecekan masyarakat di sekitar area kejadian untuk memastikan masyarakat dalam kondisi aman.  Untuk masyarakat yang berlokasi di area terdekat dengan lokasi, akan dilakukan evakuasi untuk memindahkan masyarakat ke area yang lebih aman. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PGE Borong Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Bukti Tata Kelola Energi Hijau Makin Solid

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali mencuri perhatian setelah...

PHE Teken Dua PJBG di IPA Convex 2026, Pasokan Gas untuk Industri Dijaga hingga 2030

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Eneri (PHE) melalui PT Pertamina EP menandatangani...

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton, Bidik Proyek Migas hingga Irak

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) resmi menjalin kerja...

Iduladha 2026, Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

Jakarta, situsenergi.com Pertamina Group menyalurkan lebih dari 4.400 hewan kurban pada perayaan...