Home MIGAS Pakai Dana Negara, Pengeboran Panas Bumi di Cikakak Dimulai
MIGAS

Pakai Dana Negara, Pengeboran Panas Bumi di Cikakak Dimulai

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) meresmikan Tajak Pengeboran Slim Hole Panas Bumi di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat kemarin. Pengeboran ini merupakan pengeboran sumur eksplorasi deep slim hole pertama kali yang menggunakan pembiayaan APBN.

Kegiatan eksplorasi panas bumi oleh Pemerintah ini bertujuan untuk menghasilkan tingkat akurasi data yang lebih baik, sehingga mengurangi resiko di sisi hulu dan menurunkan harga listrik hingga ke depannya dapat bersaing dengan energi lainnya.

“Inti kegiatan adalah mengidentifikasi sumber daya panas bumi yang ada dilokasi ini. Kegiatan yang akan berjalan sekitar 1-2 bulan ini akan menghasilakan data-data yang lebih akurat dan ini tentunya dapat membuat investor tertarik untuk berinvestasi,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif yang hadir pada ceremoni tersebut dan dipantau via zoom dikutip, Sabtu (04/09/2021).

Arifin berharap, data-data yang lebih jelas akan memberikan kemudahan kepada investor untuk bisa melakukan kajian keekonomiannya dan akan memberikan manfaat dalam menentukan tarif yang lebih ekonomis.

“Selama ini tarif panas bumi itu tidak kompetitif, karena seluruh biaya-biaya itu sangat besar, resiko yang dikeluarkan untuk eksplorasi sangat mahal, dan tarif listrik biaya listrik yang dihasilkan dari panas bumi itu paling tinggi diantara sumber-sumber energi lainnya,” jelas Arifin.

Pemanfaatan sumber energi panas bumi secara optimal juga sejalan dengan tuntutan masyarakat dunia yang menginginkan penggunaan sumber-sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan tidak menghasilkan emisi karbon, untuk ini panas bumi adalah salah satu solusinya.

“Tuntutan dunia saat ini adalah menggunakan energi yang bersih menggantikan sumber energi fosil, karena energi fosil menghasilkan emisi carbon yang menyebakan terjadinya perubahan iklim, temperature dunia naik tiap setiap tahun sehingga menyebabkan pelelehan es di kutub yang dapat menaikkan permukaan air laut,” ujar Arifin.(SA/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHR Sabet Gold Award EPSA 2026! Teknologi Hijau Jadi Senjata Pulihkan Lahan Tercemar

JAKARTA, Situsenergi.con PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sukses mencuri perhatian di ajang...

PHE Sabet Impact Masters Awards 2026, Komitmen ESG Makin Ngebut

JAKARTA, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali mencuri perhatian lewat kiprahnya...

Jerami Jadi Cuan! Pertamina Sulap Limbah Karawang Jadi Mesin Ekonomi Warga

KARAWANG, Situsenergi.com Jerami yang dulu kerap dibakar kini punya nilai ekonomi di...

Hari Pelanggan Nasional 2026: Pertamina Patra Niaga Banjir Apresiasi, Ada Diskon Bright Gas Rp25 Ribu!

Jakarta, situsenergi.com Hari Pelanggan Nasional 2026 menjadi momentum bagi Pertamina Patra Niaga...