Home CSR Keren, RS Pertamina Tanjung Duren Punya Fasilitas Canggih dan Lengkap
CSR

Keren, RS Pertamina Tanjung Duren Punya Fasilitas Canggih dan Lengkap

Share
Presiden Jokowi didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati tengah meninjau salah satu fasilitas di RS Pertamina Tanjung Duren, Jumat(6/8/2021). (dok Pertamina)
Share

Jakarta, Situsenergi.com


Rumah Sakit Pertamina Tanjung Duren Ekstensi RS PELNI yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Jumat (6/8/2021) memiliki fasilitas yang lengkap dan didukung berbagai peralatan canggih. Usai dijadikan RS Darurat Covid-19, nantinya RS tersebut akan digunakan sebagai rumah sakit biasa yang menangani segala macam pasien dengan penyakit apa saja. 


Dari 305 tempat tidur yang tersedia saat ini,170 tempat tidur diantaranya difungsikan untuk ruang perawatan IGD dan ICU, 22 tempat tidur di ruang ruang rawat maternity ICU dan non ICU, 113 tempat tidur perawatan Non ICU. Selain itu, juga tersedia Ruang Operasi, Ruang Laboratorium, Ruang Radiologi/CT Scan, Ruang Isolasi Non-ICU, dan Ruang Rekreasi.


“Kelebihan lain RS modular ini adalah adanya ruang rekreasi yang dilengkapi fasilitas olahraga dan entertainment. Ruangan dirancang dengan konsep full kaca, sehingga dimungkinkan keluarga pasien bisa melihat secara langsung kondisi pasien di ruangan ini. Diharapkan ini bisa berpengaruh secara psikologis untuk mempercepat kesembuhan pasien,” jelas Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, Jumat (6/8/2021).  

Ruang perawatan di RS Pertamina Tanjung Duren (dok Pertamina)


Rumah Sakit Pertamina Tanjung Duren Ekstensi RS PELNI itu, kata Nicke, juga menyediakan sarana dan fasilitas medis seperti instalasi laboratorium untuk pemeriksaan Hematologi Rutin, Kimia Darah dan Analisa Gas Darah (AGD), PCR, instalasi Farmasi, Command Room yang terdiri dari Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), dan E-Medical Record.


“Fasilitas lainnya yang tersedia seperti, CCTV untuk setiap kamar pasien, Teknologi Informasi menggunakan SYSMEX dan OSS serta fasilitas pendukung lainnya,” ungkapnya. 


Hadirnya fasilitas kesehatan tersebut akan melengkapi aset yang dikelola Pertamedika IHC. 


“Paska pandemi, rumah sakit ini rencananya akan dialihfungsikan sebagai rumah sakit reguler,” jelasnya. 


Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN, Erick Thohir mengapresiasi sinergi dan kerja keras dari Pertamina, Patra Jasa, Waskita Karya, dan holding rumah sakit BUMN Pertamedika IHC melalui RS Pelni yang dapat mewujudkan kehadiran Rumah Sakit Pertamina Tanjung Duren Ekstensi RS PELNI.


Menteri Erick berharap, upaya tersebut dapat membantu masyarakat khususnya pasien yang tengah berjuang untuk pulih dari Covod-19 dengan membantu mengurangi kepadatan pasien Covid-19 di berbagai rumah sakit.


“Upaya-upaya yang dilakukan tidaklah hanya terpusat di Jakarta saja. Ke depannya akan segera disiapkan juga Rumah Sakit Ekstensi baru, yaitu Alih Fungsi Asrama Haji di Lampung, yaitu Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dan Rumah Sakit Krakatau Medika, serta Telkom University di Bandung yang akan dioperasikan Pemda Jawa Barat melalui RSUD Al-Ihsan,” ujar Erick. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Mudik Gratis 2026, Pertamina Dorong Perjalanan Hemat Energi dengan 167 Bus

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian ESDM dan BP BUMN memperkuat...

Mudik Bareng Pertamina 2026 Resmi Berangkat! 5.000 Pemudik Meluncur ke 23 Kota di Jawa

Jakarta, Situsenergi.com Program Mudik Bareng Pertamina 2026 resmi dimulai. PT Pertamina (Persero)...

Ramadan! Puluhan Produk Lokal Serbu Pameran Strategis

Jakarta, Situsenergi.com Momentum Ramadan dimanfaatkan PT Pertamina (Persero) untuk mendorong pelaku usaha...

Ramadan Penuh Kepedulian, PDSI Santuni 100 Anak Yatim Lewat Program Energi Berbagi
CSR

Ramadan Penuh Kepedulian, PDSI Santuni 100 Anak Yatim Lewat Program Energi Berbagi

Jakarta, Situsenergi.com Momentum Ramadan dimanfaatkan PT Pertamina Drilling Services Indonesia untuk memperkuat...