Home MIGAS Wajib Tahu, Alasan Tidak Boleh Main HP Saat Isi Bensin
MIGAS

Wajib Tahu, Alasan Tidak Boleh Main HP Saat Isi Bensin

Share
Ilustrasi SPBU Pertamina (dok: Pertamina)
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Banyak yang belum mengerti, arti dari gambar ponsel dicoret, ketika kita berada di dalam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Gambar tersebut artinya adalah, dilarang menggunakan Handphone (HP) pada saat berada di sekitar SPBU.

Di jagad maya, sudah banyak video rekaman CCTV yang beredar, dimana terjadi percikan api atau kebakaran dari dalam mobil, yang diduga hal itu dipicu penggunaan HP pada saat kendaraan sedang mengisi bensin.

Situsenergi.com berhasil mencari fakta mengenai hal tersebut, apakah ada hubungannya antara pengisian bensin, dispenser dan juga handphone yang digunakan.

Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina MOR III, Eko Kristiawan, menjelaskan handphone memang dapat menimbulkan percikan api yang mengakibatkan ledakan saat pengisian bahan bakar di SPBU.

“Saat melakukan pengisian BBM di SPBU, tentunya jarak sangat dekat dengan area dispenser pengisian BBM yang memiliki potensi paparan uap yang mudah terbakar. Sehingga penggunaan telpon seluler (handphone) yang bisa menghasilkan listrik statis dilarang, untuk menghindari potensi terjadinya insiden,”

– ujar Eko kepada Situsenergi.com, Senin (12/7/2021).

Handphone, kata Eko, tidak didisain dan tidak memiliki sertifikasi serta kemampuan untuk digunakan pada daerah-daerah kritis seperti di SPBU. Maka itu, penggunaan handphone di lingkungan SPBU Memang sangat berbahaya.

“Telpon seluler tidak didesain dan tidak memiliki sertifikasi khusus untuk digunakan diarea yang memiliki potensi bahaya tersebut,” tegasnya.

Sebagai informasi saja, ada beberapa penelitian yang dilakukan terkait pengaruh handphone sebagai sumber ledakan atau kebakaran di SPBU. Dari beberapa jurnal penelitian, disebutkan bahwa handphone tidak tahan ledakan sehingga memungkinkan uap dari BBM yang mudah terbakar, dapat masuk ke dalam handphone. Di dalam handphone sendiri terdapat aliran listrik yang cukup sebagai sumber percikan api.

Alasan lain mengapa handphone dilarang ialah karena sinyal handphone yang tidak beraturan dan tidak bisa dikontrol karena ada di udara. Hal itu dapat memicu ion electron yang bisa menghasilkan percikan, sehingga timbul sumber panas. Hal lainnya adalah karena baterai pada HP mampu menimbulkan panas yang cukup untuk menginisiasi api. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Elnusa Petrofin Tambah Armada dan 711 Personel, Distribusi BBM di Sumatra Utara Berangsur Normal

Medan, Situsenergi.com PT Elnusa Petrofin (EPN) memperkuat operasional distribusi bahan bakar minyak...

Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Distribusi BBM Terganggu, Pasokan di Sumatra Utara Dipastikan Tetap Lancar

Medan, situsenergi.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) memastikan...

Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Bibit Mangrove dan Durian untuk Jaga Pesisir serta Dukung Ekonomi Warga

Bunyu, Situsenergi.com PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menanam 1.000 bibit pohon...

Pertamina Dukung Proyek PSEL Kertamantul, Sampah 1.000 Ton per Hari Diolah Jadi Energi Listrik

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) memperkuat dukungan terhadap percepatan pengelolaan sampah nasional...