Home ENERGI November 2020 Harga ICP Meningkat 6,83 Persen
ENERGI

November 2020 Harga ICP Meningkat 6,83 Persen

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan terdapat sejumlah kenaikan harga komoditas di pasar internasional baik dari golongan migas atau non migas. Di kelompok migas, harga minyak mentah Indonesia atau ICP (Indonesian Crude Price) periode November 2020 naik 6,83 persen secara month to month (mtom) dari USD38,07 per barel menjadi USD40,68 per barel.

“Secara bulanan memang harga ICP naik, tetapi jika dibandingkan dengan November 2019 atau dibandingkan tahun lalu harga minyak mentah ini masih turun 35,7 persen,” tutur Kepala BPS, Suhariyanto dalam virtual press conference, Selasa (15/12/2020).

Sementara beberapa komoditas non migas yang juga mengalami kenaikan harga pada November 2020 adalah minyak kelapa sawit. Tercatat komoditas ini mengalami peningkatan 13,03 persen secara tahunan sebesar 33,91 persen. Sedangkan harga batubara juga naik secara bulanan sebesar 7,57 persen. Namun jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, harga batubara melemah 6,22 persen.

Kemudian, lanjut Suhariyanto, untuk komoditas yang mengalami pelemahan harga adalah emas dan perak. Untuk harga emas secara bulanan turun 1,79 persen. Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu naik tinggi sebesar 26,89 persen.

“Kenaikan dan penurunan harga berbagai komoditas andalan utama ini tentunya akan mempengaruhi nilai ekspor dan impor Indonesia (periode November),” pungkasnya. (DIN/Rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...