Home ENERGI Oktober 2020, Vale Alokasikan USD674,96 Ribu Untuk Kegiatan Eksplorasi
ENERGI

Oktober 2020, Vale Alokasikan USD674,96 Ribu Untuk Kegiatan Eksplorasi

Share
vale alokasikan usd674,96 ribu untuk kegiatan eksplorasi
Share

Jakarta, situsenergy.com

Selama Oktober 2020 kemarin, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah menghabiskan dana sebesar USD674,96 ribu untuk kegiatan eksplorasi. Adapun eksplorasi yang difokuskan untuk dilakukan pada bulan lalu yaitu di Blok Sorowako, Blok Bahodopi dan Blok Pomala.

Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, Cut Fika Lutfi, menyebutkan, pelaksanaan eksplorasi dilakukan oleh Vale bersama kontraktor pengeboran yang merupakan pihak ketiga. Menurutnya, eksplorasi yang dilakukannya menerapkan metode pengeboran core drilling HQ-3 untuk program pengeboran pengembangan, pada jarak 50 meter collocated dan jarak 25 meter di Bukit Koro South dan Lembo East.

Selain itu, eksplorasi dengan metode pengeboran core drilling HQ-3 untuk program eksplorasi pada jarak 50 meter dan 25 meter di Blok 3A, jarak 50 meter di Blok 3B Bahodopi, jarak 50 meter di Blok 3F Bahodopi dan jarak 400 meter di Blok 3I Bahodopi. “Survei geofisika menggunakan metode geolistrik di Blok Sorowako dan Bahodopi,” kata Cut Fika dalam keterangannya di BEI, Selasa (10/11/2020).

Berdasarkan rencana aksi Vale, pada Blok Sorowako di Sulawesi Selatan akan melanjutkan kegiatan pengeboran jarak 25 meter dan 50 meter collocated di Bukit Koro South, Lembo East dan Pinang Sorowako Blok Barat.

Sedangkan pada Blok Sorowako Outer Area menunggu izin IPPKH Eksplorasi, agar bisa melanjutkan proses pengeboran. Rencana aksi pada Blok Bahodopi di Sulawesi Tengah, INCO akan melanjutkan kegiatan pengeboran dengan jarak 50 meter di Blok 3B dan jarak 400 meter di Blok 3I. Sementara itu pada Blok Pomalaa di Sulawesi Tenggara masih menunggu izin IPPKH Eksplorasi.

“Seluruh aktivitas pengeboran direncanakan untuk mendapatkan profil laterit yang lengkap. Kegiatan survei geofisika metode geolistrik akan dilanjutkan di Blok Sorowako dan Blok Bahodopi,” ujarnya. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Benarkah PLTU Suralaya Penyebab Utama Polusi Jakarta?

Jakarta, situsenergi.com Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria mempertanyakan dasar keilmuan yang digunakan...

Pertamina Trans Kontinental Punya Bos Baru, ini Target Besarnya!

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) resmi mengukuhkan Harris Abdi Sembiring...

SP PDSI Dorong PDSI Jadi National Drilling Champion dalam Transformasi Pertamina Upstream

Jakarta, situsenergi.com Serikat Pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (SP PDSI) mendorong...

PHR Regional 1 Raih Best of the Best, CSR Berkelanjutan Jadi Andalan

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 terus mengembangkan program...