Home ENERGI Pertamina Bakal Restrukturisasi 25 Perusahaan Anak – Cucunya
ENERGI

Pertamina Bakal Restrukturisasi 25 Perusahaan Anak – Cucunya

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT Pertamina (Persero) bakal melakukan likuidasi terhadap tujuh anak – cucu usahanya tahun ini. Selain itu satu perusahaan lainnya akan dilakukan divestasi. Aksi korporasi ini dilakukan demi menekan cost unit pertamina sehingga tercipta efisiensi sehingga kedepannya tidak membebani perseroan. Bahkan diharapkan dengan bisa mendorong Pertamina lebih fokus pada bisnis utamanya.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dalam teleconference bersama awak media di Jakarta, Jumat (3/4) mengatakan delapan anak-cucu usaha yang akan dilakukan rasionalisasi ini merupakan bagian dari 25 perusahaan yang sudah masuk dalam pipeline. Dinilai 25 perusahaan yang merupakan entitas Pertamina melakukan beberapa pekerjaan serupa atau bahkan melakukan pekerjaan di luar dari core bisnis Pertamina sebagai perusahaan di sektor minyak dan gas (migas).

“Tahun ini ada delapan perusahaan, tujuh akan dilikuidasi dan satu didivestasi. Sisanya tahun berikutnya, setelah 17 itu kita pararel sesuai prinsip efisiensi dan focus to core, tidak menutup kemungkinan kita nanti juga akan akuisisi,” kata Nicke.

Nicke menegaskan aksi korporasi ini tidak akan berdampak pada mata pencaharian karyawannya. Untuk perusahaan yang akan dilikuidasi akan tetap dikaryakan di perusahaan lain yang masih dalam satu entitas. Beberapa karyawan dari Pertamina yang sebelumnya ditugaskan di anak-cucu perusahaan tersebut nantinya akan kembali ditarik untuk bekerja di Pertamina Pusat.

“Untuk perusahaan yang dilikuidasi tidak akan ada lay off beberapa yang sebelumnya penugasan akan kita tarik, kemudian yang didivestasi akan tetap direkrut,” ulasnya.

Ditanya soal nama-nama perusahaan yang bakal terkena rasionalisasi ini, Nicke enggan menyebutkannya karena masih dalam tahap sinkronisasi dan pendalaman. Nantinya setelah semuanya siap, kedelapan anak-cucu perusahaan Pertamina yang terkena kebijakan rasionalisasi baru akan disampaikan ke publik.

“Prinsip dasar rasionalisasi harus fokus ke core bisnis, distrubusi energi adalah core bisnis kami, jadi yang dirasionalisasi adalah perusahaan yang bergerak di non core bisnis. Untuki perusahaan yang mengurusi soal distribusi migas tidak akan kena rasionalisasi,” pungkas Nicke. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Transformasi RSPP, Danantara Siapkan Rp581 Miliar

Jakarta, Situsenergi.com BP BUMN dan Danantara mendorong transformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina...

PGE Bukukan Laba Bersih US$79,6 Juta pada Semester I 2026

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan...

Karhutla Mengintai, Pertamina EP Perkuat Warga Bunyu Hadapi Api

Pulau Bunyu, Situsenergi.com Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pertamina EP...

MENYOAL RENCANA PEMBENTUKAN BLU SEKTOR ENERGI (1)

Marwan Batubara, IRESS Bulan Agustus 2026 lalu beredar naskah Rancangan Peraturan Presiden...