Home ENERGI Akuisisi PGN Ke Pertagas Berubah Strukturnya
ENERGI

Akuisisi PGN Ke Pertagas Berubah Strukturnya

Share
akuisisi pgn ke pertagas berubah strukturnya
akuisisi pgn ke pertagas berubah strukturnya
Share

Jakarta, situsenergy.com

Skema akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) berubah. Pada konsep awal akuisisi PGAS hanya untuk  Pertagas dan anak usahanya yaitu PT Pertagas Niaga, namun saat ini akuisisi yang akan dilakukan adalah kepada semua anak usaha Pertagas. Keempat anak usaha tersebut yaitu PT Perta Arun Gas, PT Perta Daya Gas, PT Perta Samtan Gas dan PT Perta Kalimantan Gas

Direktur Utama PT Pertagas, Wiko Migantoro, mengatakan saat ini sedang tahap akhir pembahasan terkait akuisisi seluruh anak usahanya. Secara prinsip perubahan struktur akuisisi ini tidak melanggar Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) yang telah disepakati antara PT Pertamina (Persero), induk usaha Pertagas dan PGN pada Juli 2018.

“Itu sedang difinalisasi nanti semua satu paket Pertagas dengan seluruh anak usahanya menjadi satu paket akuisisi,” kata Wiko di Jakarta, Rabu (17/10).

Atas perubahan ini, secara administratif juga tidak akan merubah klausul CSPA yang ditentukan sebelumnya. Hanya saja belum ada kepastian terkait dengan perubahan nilai akuisisi apabila seluruh anak usaha dinyatakan dalam satu paket akuisisi. “Kita tunggu saja hasil evaluasinya, saya tidak mau mendahului,” tukasnya.

Seperti diketahui, nilai transaksi akuisisi Pertagas awalnya sebesar Rp16,6 triliun dan merupakan harga pembelian untuk 2.591.099 lembar saham yang dimiliki Pertamina dalam Pertagas. Namun, Pertamina sebelumnya telah mengeluarkan PT Perta Arun Gas, PT Perta Daya Gas, PT Perta Samtan Gas, dan PT Perta Kalimantan Gas dari Pertagas, sehingga hanya terdapat PT Pertagas Niaga sebagai anak usaha di dalam buku Pertagas. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...