Home ENERGI Grand Strategi KESDM Tuntaskan Freeport
ENERGI

Grand Strategi KESDM Tuntaskan Freeport

Share
Share

Jakarta, sitisenergy.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menerapkan beberapa strategi dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan PT Freeport Indonesia.

Menurut Bambang Gatot Ariyono, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, dalam pertemuan dengan awak media, Kamis (11/1/2018) di Jakarta, PT Freeport Indonesia telah menerima IUPK Operasi Produksi, yaitu SK IUPK yang berlaku sejak tanggal 10 Februari 2017 sampai dengan 9 Oktober 2017.

Disamping itu, juga telah menerima SK IUPK Perpanjangan Pertama yang berlaku selama sejak tanggal 9 Oktober sampai dengan 31 Desember 2017. Selanjutnya, Freeport juga menerima SK IUPK Perpanjangan Kedua yang berlaku selama sejak tanggal 31 Desember 2017 sampai dengan 30 Juni 2018.

“Selama jangka waktu IUPK Operasi Produksi, dilakukan pembahasan mengenai penyelesaian jangka panjang kelanjutan operasi PT Freeport Indonesia,” ungkap Bambang.

Lebih jauh Bambang mengutarakan pihaknya juga menerapkan strategi penyelesaian untuk jangka panjang.

“Pemerintah akan membeli Participating Interest (PI) Rio Tinto yang terdapat di PTFI dan menugaskan PT Inalum untuk membeli jumlah saham tersisa sehingga kepemilikan saham nasional akan mencapai minimal 51%,” ujarnya.

Dalam pembahasan dengan Tim Koordinasi, lanjutnya, PT Freeport Indonesia menyampaikan 3 (tiga) dokumen proposal, yaitu usulan Perjanjian Stabilitas Investasi yang memuat ketentuan hak-hak dan kewajiban-kewajiban PT FI dalam melaksanakan IUPK Operasi Produksi.

Selain itu, juga usulan SK Menteri ESDM mengenai IUPK kepada PT FI dan usulan Peraturan Pemerintah sebagai salah satu produk peraturan perundangan yang menjadi dasar dibuatnya Perjanjian Stabilitas Investasi.

Dalam perkembangannya, ungkap Bambang, PT Freeport bersedia membahas penyelesaian dalam bentuk SK IUPK OP (beserta regulasi pendukung apabila diperlukan). (Fyan)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...