Home ENERGI Proyek Hilirisasi Batubara PTBA Masih Tahap Feasibility Study
ENERGI

Proyek Hilirisasi Batubara PTBA Masih Tahap Feasibility Study

Share
Coal is moved on a conveyor belt at the PT Bukit Asam open pit coal mine in Tanjung Enim, South Sumatera province, Indonesia, on Thursday, July 7, 2011. PT Tambang Batubara Bukit Asam engages in coal mining activities which include general survey, exploration, exploitation, production, transportation, and marketing of coal. Photographer: Dadang Tri/Bloomberg
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Rencana bisnis PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk hilirisasi produk batubara dengan membangun Coal to Chemical Plant di mulut tambang, Tanjung Enim, Sumatera Selatan masih dalam proses. Kerjasama bisnis yang akan dilakukan dengan melibatkan PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Chandra Asri Petrochemical tbk (TPIA) ini diharapkan segera memasuki tahap lebih lanjut agar rencana bisnis hilirisasi tersebut dapat berjalan sesuai rencana.

“Saat ini masih progress penyelesaian Bankable Feasibility Study (FS). Jadwal penyelesaian kuartal I 2019 harusnya sudah selesai,” ujar Suherman selaku Corporate Secretary PTBA di Jakarta, Rabu (5/12).

Seperti diketahui penandatanganan kerjasama untuk hilirisasi batubara dilakukan PTBA pada 8 Desember 2017 lalu. Kedepan hasil dari hilirisasi tersebut batubara akan dijadikan produk turunan yaitu syngas sebagai bahan baku untuk urea, polypropylene dan Dimethyl Ether (DME) dengan teknologi regasifikasi. Dengan sinergi ini diharapkan akan ada nilai tambah dari produk batubara untuk mendukung program hilirisasi yang digalakkan pemerintah.

Suherman masih enggan membeberkan nilai investasi dari joint venture yang dilakukan oleh empat perusahaan tersebut. Dia hanya menyatakan proyek itu direncanakan commercial operation date (COD) pada November 2022.

Proses yang akan dijalani PTBA setelah hasil FS keluar, nantinya akan dilakukan analisis dampak lingkungan dari proyek yang akan dijalaninya. Selanjutnya melakukan proses pengadaan Engineering Procurement Construction (EPC).

“Saat ini, selain sedang memasuki tahap bankable FS, proyek hilirisasi batu bara juga sedang proses pembebasan lahan di suatu Kawasan Industri Berbasis Batubara Bukit Asam,” kata Suherman. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Parama Energi Siap Bantu Pendidikan Masyarakat Meulaboh Melalui Beasiswa

Jakarta, situsenergi.com PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) menegaskan komitmen mendukung pendidikan...

ESDM Pastikan Respons Bencana NTT Tepat Sasaran

Jakarta, situsenergi.com Warga di sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara...

Benarkah PLTU Suralaya Penyebab Utama Polusi Jakarta?

Jakarta, situsenergi.com Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria mempertanyakan dasar keilmuan yang digunakan...

Pertamina Trans Kontinental Punya Bos Baru, ini Target Besarnya!

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) resmi mengukuhkan Harris Abdi Sembiring...