Home MIGAS PGN Bakal Genjot Penggunaan Gas Bumi Hingga 22 Persen
MIGAS

PGN Bakal Genjot Penggunaan Gas Bumi Hingga 22 Persen

Share
Kebijakan Harga Gas Rendah Jadi Pemicu PGN Merugi
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) selaku Sub Holding Gas Pertamina, menyatakan siap mendorong pemanfaatan gas bumi dengan meningkatkan pengembangan infrastruktur baik fisik maupun virtual. Hingga tahun 2025 PGN akan menggenjot target penggunaan gas sebesar 22 persen.

Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, pengembangan infrastruktur menjadi kunci pemanfaatan gas bumi. Untuk itu, PGN selaku sub holding gas pun terus mengupayakan pembangunan infrastruktur baik fisik maupun virtual.

“Kunci pengembangan gas adalah infrastruktur, ada berbagai macam, ada yang secara fisik dibangun onshore atau offshore dan ada yang virtual,” jelas Nicke dalam keterangannya, Kamis (30/9).

Pembangunan infrastruktur virtual yakni berupa pengangkutan gas di wilayah yang belum memiliki infrastruktur jaringan pipa. Pengangkutannya bakal dilakukan dengan sejumlah moda transportasi. Selama ini, virtual pipeline dilakukan dengan menggunakan moda transportasi kapal laut. Ke depannya, PGN berencana menggunakan kereta api untuk memenuhi kebutuhan gas di wilayah Selatan Jawa yang belum terdapat infrastruktur gas pipa.

“Nanti kami akan menjelaskan kereta api untuk khususnya wilayah Selatan Jawa yang sekarang gas pipeline -nya memang belum ada,” imbuh Nicke.

Sementara itu, Direktur Utama PGN, Haryo Yunianto bilang dalam pipelinenya nanti PGN bakal mengangkut gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di Wilayah Selatan dari tiga terminal yaitu Bojonegara, Cilacap dan Teluk Lamong. Tiga lokasi tersebut dipilih karena secara pasar layanan PGN cukup baik di lokasi tersebut.

“Sehingga harapannya untuk melanjutkan program jargas ini, kami akan melayani tenan yang memang sudah kami layani,” terang Haryo.

PGN menargetkan 41 kota dan kabupaten dapat terpenuhi pasokan gasnya dengan layanan virtual pipeline ini. Ke depannya, PGN pun menargetkan pembangunan jaringan pipa gas rumah tangga sebanyak 469.699 sambungan rumah tangga dengan total kebutuhan mencapai 7,59 BBTUD. (DIN/Rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PDSI Buka 2026 dengan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mengawali tahun 2026 dengan...

Proyek Geothermal PGE Lahendong Dijaga Ketat, Ini Strategi Amankan Operasi & Risiko

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) semakin serius mengawal proyek...

Uji Coba Biodiesel B50 Rampung Semester I 2026, Pemerintah Bidik Stop Impor Solar

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah terus mematangkan kebijakan mandatori biodiesel sebagai strategi menekan ketergantungan...

Skor ESG Naik, Pertamina Tetap Peringkat 1 Dunia Sub Industri Integrated Oil and Gas

Jakarta, situsenergi.com Kinerja keberlanjutan PT Pertamina (Persero) terus menguat. Lembaga pemeringkat global...