Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulubelu kembali menunjukkan komitmennya membangun masyarakat Tanggamus lewat program sosial yang lebih terarah dan berdampak. Perusahaan ini menggabungkan edukasi, perlindungan anak, pemberdayaan ekonomi, hingga konservasi lingkungan dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Pjs. General Manager PGE Area Ulubelu, Rawan Mirza, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci keberhasilan berbagai inisiatif tersebut. “Kami berharap seluruh upaya pemberdayaan yang dilakukan PGE, khususnya di Ulubelu, dapat memberikan manfaat yang lebih signifikan dan berkelanjutan,” ujar Rawan.
Lewat dialog bersama Save the Children Indonesia, PGE menyoroti pentingnya literasi, numerasi, dan pendidikan karakter bagi siswa SD/MI dan TK/RA. Penguatan ekosistem pendidikan juga terus didorong agar anak tumbuh di lingkungan yang sehat dan suportif.
Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) menjadi contoh nyata. Inisiatif ini mengembangkan kemampuan pengasuh, memberikan edukasi pola asuh dan pangan sehat, hingga memonitor tumbuh kembang anak. Bahkan, layanan rujukan keluarga tersedia untuk memastikan kebutuhan dasar anak terpenuhi.
Di sisi ekonomi, PGE mengakselerasi perkembangan kelompok usaha lokal seperti KUPS Margo Rukun Bestari, Kopi Beloe Klasik, dan KTH Pelangi Senja. Dorongan ini berjalan selaras dengan konservasi lingkungan melalui pengelolaan Taman Kehati di Pekon Ngarip, yang kini menjadi ruang edukasi sekaligus pelestarian alam bagi warga.

Dengan rangkaian program tersebut, PGE Ulubelu tak hanya menjaga energi panas bumi, tetapi juga memperkuat kualitas hidup masyarakat sekitar secara berkelanjutan. (DIN/GIT)
Leave a comment