Home ENERGI Pertamina Terus Berupaya Pulihkan Layanannya Di Palu
ENERGI

Pertamina Terus Berupaya Pulihkan Layanannya Di Palu

Share
Anggota TNI berjaga di salah satu SPBU di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/10). Penjagaan itu dilakukan agar antrean warga dan suplai BBM dari Pertamina dapat berjalan tertib dan lancar pascabencana gempa bumi dan tsunami di Palu. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/aww/18.
Share

Jakarta, situsenergy.com

Memasuki minggu ketiga pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah, PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan penyaluran Bahan Bakar Minyak, khususnya pemulihan operasional layanan BBM di SPBU. Pertamina sebelumnya sudah mengaktifkan 154 operator SPBU untuk mempercepat pemulihan di berbagai wilayah di luar Sulawesi Tengah sejak 1 Oktober 2018.

Per hari ini, Rabu (17/10), sebagian besar operator lokal di SPBU  yang terkena dampak bencana telah kembali bekerja melayani penyaluran BBM di SPBU. Tenaga bantuan operator dari luar Sulteng berangsur-angsur dipulangkan sehingga jumlahnya berkurang menjadi 57 tenaga bantuan operator SPBU.

“57 orang tenaga bantuan operator SPBU dari luar wilayah tersebut saat ini bertugas di 9 SPBU yakni SPBU Ki Hajar Dewantara, SPBU Tavanjuka, SPBU Soekarno Hatta, SPBU M. Yamin, SPBU R.E Martadinata, SPBU Imam Bonjol,  SPBU Taweli, SPBU Dewi Sartika dan SPBU Diponegoro. Sedangkan untuk 14 SPBU lainnya sudah menggunakan operator SPBU lokal yang sudah kembali bekerja,” jelas Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region VII, M. Roby Hervindo dalam keterangan persnya, Rabu (17/10).

Roby menambahkan, hingga saat ini sebanyak 19 dari 23 SPBU terdampak bencana di Sulawesi Tengah telah beroperasi normal. Total 23 SPBU tersebut yakni, 15 SPBU di Kota Palu, 3 SPBU di Kabupaten Donggala dan 1 SPBU di Kabupaten Sigi.

“Saat ini 17 SPBU di kota Palu telah beroperasi. Untuk 15 SPBU beroperasi normal, sedangkan dua SPBU lainnya yakni SPBU Cumicumi dan SPBU Mamboro telah melayani pembelian BBM dengan menggunakan Mobil Tanki Dispenser (mobile dispenser), karena kondisi SPBU rusak dan sedang dalam perbaikan,” ujar Roby.

Adapun penyaluran BBM dari Terminal BBM Donggala telah berjalan normal, dengan ketahanan stok BBM mencukupi untuk kebutuhan hingga 11 hari ke depan. TBBM Donggala telah menyalurkan produk Premium, Solar, Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar khususnya di wilayah Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi.

“Hingga Selasa (16/10) Pertamina telah menyalurkan lebih dari 8 juta liter BBM melalui SPBU di Kota Palu, Donggala dan Sigi serta wilayah terdampak bencana lainnya,” tutup Roby. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PNBP ESDM Tembus Rp138,37 T di 2025, Bahlil: Harga Turun Bukan Halangan

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kinerja positif...

Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis Diresmikan, Perkuat Ketahanan Energi Lokal

Jakarta, situsenergi.com Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop...

Kado Tahun Baru! Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) membuka awal 2026 dengan menurunkan harga bahan...

PLTS Percontohan Diluncurkan Di Pulau Sembur

Batam, Situsenergi.com Kementerian Koperasi bersama Pertamina melalui Pertamina NRE meluncurkan Pembangkit Listrik...