Home MIGAS Optimalisasi Penjualan Gas, PGN: Kuncinya Adalah Kolaborasi dan Digitalisasi
MIGAS

Optimalisasi Penjualan Gas, PGN: Kuncinya Adalah Kolaborasi dan Digitalisasi

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT PGN (TBK), Subholdimg Gas Pertamina menyiapkan jurus jitu untuk optimalisasi penjualan gas bumi, khususnya pada masa transisi energi menuju Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Direktur Sales dan Operasi PGN, Faris Aziz mengungkapkan, salah satu jurus yang disiapkan PGN untuk optimalisasi dan peningkatan penjualan yakni melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Demi mempercepat pengembangan gas bumi, kata Faris, PGN Group cukup gencar menjalin sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Aktifitas kolaborasi PGN Group dilakukan dengan berbagai BUMN, BUMD, dan developer perumahan dalam memasarkan produk GasKita.

“Brand identity GasKita dan Brand Recognition PGN ditingkatkan agar semakin meluas dan positif untuk dikenal masyarakat sebagai energi yang aman, efisien, dan modern,” kata Faris di Jakarta, Jumat (17/12/2021).

Ia juga mengungkap, berbagai inisiatif dalam ekspansi bisnis dilakukakan manajemen, salah satunya melalui PT PGN COM, selaku anak usaha Subholding Gas di bidang telekomunikasi melalui kerjasama dengan Weave untuk layanan global internet dan konektivitas, termasuk aktivitas pemasaran atas layanan bersama kepada pelanggan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial dan dan Pengembangan PGN COM, Larassetyo Wibowoenjelaskan bahwa secara umum seluruh elemen ditubuh Subholding Gas Pertamina mendukung percepatan digitalisasi ekonomi dengan konektivitas yang handal, agar identitas brand juga bisa ditingkatkan.

“PGNCOM merupakan anak usaha Subholding Gas yang bergerak sebagai penyedia jaringan internet fiber optik. Kami terus berupaya untuk mengelola brand dengan tepat agar kerjasama dengan berbagai pihak terbuka luas dan mendapatkan kepercayaan masyarakat,” ungkap Laressetyo.

Kemudian di tingkat internasional, PGN berpartner dengan Osaka Gas untuk mempercepat peraihan pelanggan baru (new customer) terutama dari perusahaan – perusahaan Jepang.

“Jadi melalui asistensi expertise keteknisan dan upaya mendapatkan Joint Carbon Mechanism yang dapat memberikan subsidi dari pemerintah Jepang,” pungkasnya. (SNU)j

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PDSI Buka 2026 dengan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mengawali tahun 2026 dengan...

Proyek Geothermal PGE Lahendong Dijaga Ketat, Ini Strategi Amankan Operasi & Risiko

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) semakin serius mengawal proyek...

Uji Coba Biodiesel B50 Rampung Semester I 2026, Pemerintah Bidik Stop Impor Solar

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah terus mematangkan kebijakan mandatori biodiesel sebagai strategi menekan ketergantungan...

Skor ESG Naik, Pertamina Tetap Peringkat 1 Dunia Sub Industri Integrated Oil and Gas

Jakarta, situsenergi.com Kinerja keberlanjutan PT Pertamina (Persero) terus menguat. Lembaga pemeringkat global...