Home ENERGI Operasi “Semut”, Masyarakat dan PHE WMO Bersihkan Pantai Labuhan
ENERGI

Operasi “Semut”, Masyarakat dan PHE WMO Bersihkan Pantai Labuhan

Share
Share

Bangkalan, situsenergy.com

Setelah berhasil meraih meraih Proper Emas di tahun 2016 lalu, kini Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) bersama masyarakat kembali berjuang mempertahankan penghargaan bergengsi itu agar tetap diterima Jawa Timur.

Salah satu yang dilakukan adalah melakukan Operasi Semut oleh manajemen PHE WMO dan warga sekitar yang dilanjutkan dengan sosialisasi dan penyuluhan konservasi hutan mangrove yang ada di Taman Pendidikan Mangrove, Kecamatan Sepuluh, Bangkalan, Selasa (24/10).

Keberadaan hutan mangrove bukan sekadar menjadi penahan abrasi pantai,penahan gelombang tsunami, dan intrusi air laut, tetapi juga memiliki fungsi ekologi.Yakni, sebagai empat mencari makan, tempat berkembang biak dan pengasuhan binatang dan pertukaran nutrisi.

“Secara keseluruhan, pengelolaan area konservasi mangrove di Labuhan ini sudah sangat bagus. Tapi, kegiatan kampanye agar kita semua tetap menjaga kelestarian hutan mangrove ini perlu terus dipromosikan. Salah satunya, mengingatkan bahaya sampah pagi pohon mangrove,” kata General Manager PHE WMO Kuncoro Kukuh.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jatim Dr.Ir.Dian Susilowati beserta jajarannya serta para aktivis Kelompok Tani Mangrove Cemara Laut Sejahtera dan dimeriahkan kehadiran 65 siswa SD di sekitar wilayah Labuhan.

Setelah dibagi dalam sepuluh kelompok, seluruh peserta menuju ke bibir pantai untuk memunguti sampah yang ada di pinggir pantai atau tersangkut di pohon bakau. Masing-masing kelompok berlomba mengumpulkan sampah sebanyak-banyaknya. Kegiatan yang diberi nama Operasi Semut ini, dimaksudkan untuk mengingatkan kembali arti penting melestarikan area konservasi mangrove.

“Lebih dari itu, juga sudah terbukti, pelestarian hutan mangrove telah menunjang perekonomian masyarakat di area ini. Karena itu, pada tahun 2017, PHE WMO memperluas wilayah binaan di sekitar TPM Labuhan. Ini penting agar manfaat ekologi dan ekonomi bisa dinikmati secara lebih luas,” katanya.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...