Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memasuki usia ke-18 dengan membawa fokus baru pada pengembangan konsep Green Drilling untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mendorong transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.
Peringatan hari jadi perusahaan digelar melalui doa bersama yang diikuti seluruh pekerja dari berbagai wilayah operasi. Kegiatan tersebut juga diisi pemberian santunan kepada 200 anak yatim piatu dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan perjalanan 18 tahun menjadi bukti dedikasi, inovasi, dan kerja keras seluruh insan perusahaan dalam mendukung industri energi nasional. Menurutnya, berbagai tantangan berhasil dilalui hingga melahirkan beragam pencapaian positif.
Saat ini Pertamina Drilling mengoperasikan 58 rig pengeboran darat dan lepas pantai yang menopang aktivitas eksplorasi dan produksi migas di Indonesia. Perusahaan juga memperluas bisnis ke layanan pendukung pengeboran, panas bumi, hingga solusi energi untuk mendukung transisi energi.
Avep menegaskan budaya HSSE harus menjadi karakter setiap pekerja karena keselamatan tidak dapat ditukar dengan pencapaian operasional maupun finansial.

Sebagai bagian dari komitmen lingkungan, perusahaan terus mengembangkan Green Drilling melalui pemanfaatan panel surya, lampu LED hemat energi, teknologi baterai Petrovolt, proyek dual fuel engine, pengembangan geothermal, hingga persiapan bisnis Carbon Capture Storage dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS). Langkah ini diharapkan memperkuat produktivitas sekaligus membawa Pertamina Drilling menjadi perusahaan energi yang kompetitif di tingkat global. (***)
Leave a comment