Home ENERGI Kenaikan Harga Gas Bertahap Merupakan Win-Win Solution PT PGN dan Pengusaha
ENERGI

Kenaikan Harga Gas Bertahap Merupakan Win-Win Solution PT PGN dan Pengusaha

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan dalam kunjungannya ke Offtake Station Kalisogo bersama para pengamat menyampaikan bahwa kenaikan harga gas untuk industri memang sudah seharusnya dilakukan.”Saya kira kenaikan harga untuk industri harus segera dilakukan mengingat untuk Jawa Timur sejak tahun 2012 tidak pernah mengalami kenaikan harga” demikian disampaikan Mamit. Dia juga menyampaikan bahwa untuk gas yang di supply untuk PT PGN harganya sudah mahal, rata-rata adalah sebesar US$ 7 – US$ 7.3 per MMBtu.

”Dengan mahalnya harga gas hulu ditambah investasi yang dilakukan untuk pembangunan pipa transmisi dan pipa distribusi serta maintenance yang dilakukan sudah sepantasnya kenaikan ini diberlakukan. Apalagi untuk Jawa Timur,PT PGN menjual ke industri sebesar US$ 7.6 – US$ 7.9 per MMBtu” lanjut Mamit.

Mamit menyampaikan salah satu solusi agar PT PGN dan pengusaha bisa sama dalam menanggapi kenaikan ini adalah dengan kenaikan secara bertahap.”Saya kira dengan kenaikan secara bertahap bisa menjadi salah satu solusinya. Misalnya kenaikan per triwulan sebesar 25% sehingga dalam satu tahun bisa mencapai harga sesuai dengan keinginan dari PT PGN” Mamit melanjutkan,dengan kenaikan bertahap tersebut maka pengusaha tidak kaget dan secara faktor psikologisnya menjadi lebih enak dan memudahkan mereka untuk berhitung.

”Ini menjadi win-win solution bagi semua pihak dan harapan saya tidak menimbulkan gejolak yang luas. Apalagi,sampai saat ini gas untuk industri masih lebih murah di bandingkan golongan Rumah Tangga 1(R1) sebesar Rp 4.250/m3 dan Rumah Tangga 2 (R2) sebesar Rp 6.000/m3 dibandingkan harga gas industri golongan B1 sebesar Rp 3.300/m3” kembali Mamit memaparkan.

“Harapan saya,kenaikan bertahap ini tidak terlalu memberatkan pengusaha sehingga masyarakat sebagai konsumen tidak mengalami kenaikan harga produk secara signifikan” pungkas Mamit Setiawan.(ebs)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PTBA dan PNRE Jajaki PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina New...

KII Gandeng OMS Italia, Industri Valve Nasional Siap Naik Kelas Lewat Alih Teknologi

Cikarang, situsenergi.com PT Katup Industri Indonesia (KII) memperkuat langkahnya di industri manufaktur...

Penyesuaian Regulasi Harga LNG Diperlukan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional

Jakarta, situsenergi.com Lonjakan harga LNG global menekan pasar energi dunia. Kerusakan fasilitas...

PTBA Tebar Dividen Jumbo Rp1,32 Triliun, Pemegang Saham Auto Cuan!

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen tunai...