Home MIGAS Harga Minyak Merosot, Brent Turun 1,9 Persen, WTI 2,1 Persen
MIGAS

Harga Minyak Merosot, Brent Turun 1,9 Persen, WTI 2,1 Persen

Share
Tertinggi Sejak 2008, Harga Minyak Brent Tembus USD130 Per Barel
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Harga minyak merosot sekitar 2 persen, Senin pagi, imbas melonjaknya kasus varian Omicron virus corona di Eropa dan Amerika Serikat yang memicu kekhawatiran investor bahwa pembatasan baru akan dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus yang dapat menekan permintaan bahan bakar.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, anjlok USD1,36 atau 1,9 persen, menjadi USD72,16 per barel pada pukul 07.36 WIB. Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menyusut USD1,51 atau 2,1%, menjadi USD69,35 per barel. Demikian dikutip dari laporan  Reuters,  di Singapura, Senin (20/12/2021).

“Asia hari ini…sentimen yang lemah pada harga minyak tampaknya sejalan dengan pelemahan yang terlihat di S&P 500 dan Nasdaq 100 e-mini futures,” kata Kelvin Wong, analis CMC Markets.

“(Itu) karena kekhawatiran pembatasan yang akan datang pada kegiatan ekonomi untuk menahan penyebaran varian Omicron yang meningkat saat ini di seluruh dunia yang dapat mendorong risiko perlambatan permintaan.”

Belanda melakukan penguncian, Minggu, dan kemungkinan lebih banyak pembatasan Covid-19 diberlakukan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru membayangi beberapa negara Eropa.

Di Amerika Serikat, penasehat medis Gedung Putih Dr Anthony Fauci mendesak orang-orang yang bepergian untuk mudik agar mendapatkan suntikan booster dan selalu memakai masker di ruang publik yang ramai.

Sementara, perusahaan energi Amerika pekan ini menambahkan rig minyak dan gas untuk minggu kedua berturut-turut.

Jumlah rig minyak dan gas, indikator awal produksi masa depan, naik tiga unit menjadi 579 dalam sepekan hingga 17 Desember, level tertinggi sejak April 2020, tutur perusahaan jasa energi Baker Hughes Co dalam laporan Jumat.

Namun, ekspor yang lebih rendah diperkirakan dari Rusia dengan ekspor dan transit minyak dari negara itu direncanakan sebesar 56,05 juta ton pada kuartal pertama 2022 dibandingkan 58,3 juta ton pada kuartal keempat 2021. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Kapal Terbakar di Selat Sunda, PTK Kerahkan 11 Oil Boom untuk Cegah Tumpahan BBM

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bergerak cepat merespons insiden kebakaran...

Princeton University Intip Dapur Digital Pertamina, AI Jadi Sorotan!

Jakarta, Situsenergi.com Transformasi digital Pertamina menarik perhatian perwakilan Princeton University, Amerika Serikat....

Produksi Panas Bumi Pertamina Geothermal Pecah Rekor, Tembus 4.114 GWh!

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan rekor produksi listrik...

Migas Nonkonvensional Dibidik! Pertamina Drilling Andalkan Rig 1.500 HP

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Drilling memperkuat kesiapan untuk menggarap potensi migas nonkonvensional (MNK)...