Home CSR Electrifying Agriculture PLN Bikin Omzet Petani Buah Naga Naik 3 Kali Lipat
CSR

Electrifying Agriculture PLN Bikin Omzet Petani Buah Naga Naik 3 Kali Lipat

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Senyum Agus Mulyohadi petani buah naga di Pacet, Mojokerto kian merekah. Keuntungannya naik hingga tiga kali lipat sejak memanfaatkan listrik PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture.

Sebelum menggunakan lampu untuk penerangan di kebun, Agus panen satu kali setahun yaitu sekitar bulan November-Desember. Hasil panennya hanya sekitar 20 ton dari lahan seluas 4,5 hektare (ha). Panen yang terjadi bersamaan dengan para petani lain membuat suplai buah naga melimpah dan harga anjlok. Buah naga saat musim panen dijual dengan harga berkisar Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per kilogram (kg).
 
Dengan menggunakan lampu, tanaman buah naga dapat menjalani proses fotosintesis selama 24 jam. Hal inilah yang membuat buah naga di kebunnya dapat dipanen sepanjang tahun. Dengan hasil panen bisa mencapai 60 ton.

“Untuk harga kisaran Rp 10.000 hingga Rp 25.000 per kg karena di luar musim,” cerita Agus, dikutip, Rabu (18/8/2021). 

Meski ada investasi di awal pemakaian, namun Agus  memastikan biaya itu lebih rendah dari hasil penjualan buah naga.

“Dari pengalaman ini, saya menyarankan para petani buah naga supaya pakai lampu agar bisa memaksimalkan hasil produksinya,” imbuhnya.

Terlebih, selama lebih dari empat tahun menggunakan listrik, keandalan pasokan listrik ke kebun buah naga terjaga oleh PLN. “Alhamdulillah listrik dari PLN sangat bisa diandalkan,” tegas Agus.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Adi Priyanto memaparkan, PLN menawarkan berbagai program kemudahan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Mojokerto. Dia pun menyambut positif sektor pertanian yang menggunakan Electrifying Agriculture.

“Saat ini kami pun memiliki potensi 480 pelanggan sektor pertanian yang terdiri dari sumur sawah, bawang, hidroponik, kebun naga dan kandang ayam dengan total daya 2,14 MVA,” tambahnya.

Selain petani buah naga, PLN juga menerapkan Electrifying Agriculture berupa lampu untuk tanaman bawang dan hidroponik, hingga pompa untuk irigasi persawahan dan tambak udang. Dengan total 690 pelanggan Electrifying Agriculture, konsumsi daya untuk program ini di Mojokerto telah mencapai 1.917.000 kVA.

Electrifying Agriculture merupakan salah satu komitmen PLN melalui program PLN Peduli, yang mencakup Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini mendorong petani untuk memanfaatkan teknologi guna meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan energi listrik.

Diharapkan, dengan memanfaatkan energi listrik, pertumbuhan tanaman pertanian akan lebih maksimal. Selain itu, Electrifying Agriculture juga diharapkan mempermudah pengolahan infrastruktur pendukung pertanian atau pun peternakan dan perikanan.

Total akan ada 54 Program Electrifying Agriculture yang tersebar di beberapa wilayah kerja PLN se-Indonesia (Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua) dengan alokasi anggaran sebesar Rp 4,8 miliar. 

Direktur ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro menanggapi positif pola penyaluran program tanggung jawab sosial (CSR) yang dilakukan PLN ke sektor produktif. Menurutnya, pola-pola tanggung jawab sosial dari perusahaan BUMN sudah baik, karena mulai bergeser dan tidak lagi hanya fokus ke fisik. 

“Saya kira bagus apa yang dilakukan oleh PLN. CSR sudah bergeser tidak lagi berfokus pada fisik, tetapi ada pemberdayaan yang jauh lebih produktif dan berkelanjutan,” ujar Komaidi kepada Situsenergi.com. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

CSR Pertamina Zona 9 Tembus 750 Warga, Ekonomi hingga Kesehatan Digenjot

Balikpapan, Situsenergi.com Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Zona 9 memperluas program...

13 UMKM Binaan Pertamina Unjuk Produk di Jambore Sulawesi Tengah

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina melalui Rumah BUMN Kabupaten Tojo Una-Una membawa 13 UMKM...

PHI Tanam 2.800 Mangrove, Serapan Karbon Capai 486 Kg CO₂eq

Balikpapan, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) bersama anak perusahaan dan afiliasinya...

Ringankan Beban Keluarga Miskin, Elnusa Gandeng Pemda

Jakarta, Situsenergi.com PT Elnusa Tbk bersama Pemerintah Kecamatan Kalitidu dan Desa Sumengko...