Home ENERGI Chandra Asri Group Peroleh Pinjaman Rp2 Triliun untuk Proyek Energi Terbarukan
ENERGI

Chandra Asri Group Peroleh Pinjaman Rp2 Triliun untuk Proyek Energi Terbarukan

Share
Chandra Asri Group Peroleh Pinjaman Rp2 Triliun untuk Proyek Energi Terbarukan
Share

Jakarta, situsenergi.com

Chandra Asri Group, melalui entitas investasi infrastrukturnya PT Chandra Daya Investasi (CDI), mendapatkan fasilitas pinjaman senilai Rp2 triliun dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Pinjaman dengan tenor tujuh tahun ini akan digunakan untuk membiayai berbagai proyek energi terbarukan, pembangkit listrik, hingga sektor logistik.

Dukungan Finansial untuk Proyek Berkelanjutan

Menurut Andre Khor, Chief Financial Officer Chandra Asri Group, fasilitas pinjaman ini akan dialokasikan untuk pengembangan green asset, seperti energi terbarukan, pengelolaan air berkelanjutan, serta efisiensi energi.

“Pendanaan ini akan memperkuat posisi CDI di sektor infrastruktur, sejalan dengan strategi Chandra Asri Group dalam mengembangkan portofolio bisnis yang berkelanjutan,” kata Andre Khor dalam keterangannya, Sabtu (1/3/2025).

Strategi Penguatan Infrastruktur Hijau

Dana ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem bisnis Chandra Asri Group di bidang energi dan petrokimia, sekaligus mendukung pengembangan proyek infrastruktur hijau. Fasilitas pembiayaan ini akan mendorong inovasi dalam pengelolaan energi dan logistik yang lebih efisien serta ramah lingkungan.

Thomas Sudarma, Direktur Enterprise Banking & Financial Institution Bank Danamon, menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perbankan dalam mendukung proyek-proyek berkelanjutan di Indonesia.

“Kami yakin CDI akan menjadi pilar bisnis yang kokoh bagi Chandra Asri Group. Fasilitas ini akan membantu CDI dalam memberikan solusi finansial yang mendukung pengembangan energi baru terbarukan di wilayah Cilegon dan sekitarnya,” jelasnya.

Mendorong Transformasi Energi di Indonesia

Dengan investasi ini, Chandra Asri Group semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam industri berbasis keberlanjutan. Seiring dengan tren global menuju ekonomi hijau, proyek-proyek ini diharapkan dapat berkontribusi pada transisi energi Indonesia menuju sumber daya yang lebih ramah lingkungan. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pemerintah Percepat Implementasi Biodiesel B50 Guna Tekan Defisit Migas

Jakarta, situsenergi.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah akan mempercepat...

PGE Kembangkan Bisnis Hijau di Luar Listrik Panas Bumi

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperluas bisnisnya dengan menyiapkan...

Harga Referensi CPO Turun, HPE Kakao dan Getah Pinus Naik

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) crude palm oil (CPO)...

Keberhasilan Co-Firing Ditentukan Kualitas Bahan Baku Biomassa

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan program co-firing biomassa di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)...