ENERGI

6068 Articles
Ferdinand Hutahaean 
ENERGI

SUB HOLDING DAN IPO, BUKANKAH CINTA TAK SELALU MEMILIKI?

Sebuah Goretan Logika, Bukan Curahan Perasaan Oleh : Ferdinand Hutahaean Dir.Eksekutif Energy Watch Indonesia Semakin ramai, semakin riuh, semakin kencang dan deras perdebatan...

ENERGI

Dwi Soetjipto: Restrukturisasi Pertamina Tak Pengaruhi Target Produksi Minyak Nasional

Jakarta, Situsenergy.com SKK Migas menjelaskan target produksi minyak 2021 sama dengan outlook lifting 2020, dimana Minyak & Kondensat  705 MBOPD & Gas 5,638...

ENERGI

Pertamina Tegaskan Masih Tetap Sediakan Premium

Jakarta, Situsenergy.com PT Pertamina (Persero) menegaskan masih tetap menyediakan dan menyalurkan BBM Jenis premium. Hal itu didasarkan pada penugasan Pemerintah yang tertuang dalam...

ENERGIOPINI

MENANGGALKAN NASIONALISME KETINGGALAN ZAMAN

Sebuah Perenungan Atas Sub Holding dan Kabar IPO di Pertamina Oleh : Ferdinand Hutahaean Dir Eksekutif Energy Watch Indonesia 12 Juni 2020, Pemerintah...

ENERGI

PT Timah Batal Buyback Sahamnya

Jakarta, Situsenergy.con PT Timah (Persero) Tbk (TINS) memutuskan untuk membatalkan rencana pembelian kembali (buyback) saham yang sudah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek...

ENERGI

Pembentukam Subholding Unit Bisnis Pertamina Ancam Kedaulatan Energi Nasional

Jakarta, Situsenergy.com Pembentukan subholding diyakini menjadi langkah awal Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memprivatisasi unit bisnis PT Pertamina (Persero). Langkah tersebut...

ENERGI

Pakar Nilai Restrukturisasi dan IPO Subholding Pertamina Tak Langgar UU

Jakarta, Situsenergy.com Pakar Hukum Universitas Indonesia (UI) Profesor Hikmahanto Juwana mengatakan tak ada undang-undang (UU) yang dilanggar dalam restrukturisasi dan rencana initial public ...

ENERGI

Energy Watch : Tidak Akan Seperti Garuda Dan Krakatau Steel, IPO Pertamina Bakal Menguntungkan

Jakarta, SitusEnergy.com Pro kontra terkait rencana Kementerian BUMN untuk melakukan restrukturisasi dan Initial Public Offering (IPO) di tubuh PT Pertamina (Persero) semakin meruncing....