Home ENERGI Pertamina Berkomitmen Tingkatkan Produksi Lapangan Sele Linda
ENERGI

Pertamina Berkomitmen Tingkatkan Produksi Lapangan Sele Linda

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

PT Pertamina EP (PEP) Asset 4 Papua Field, sejak mengambilalih lapangan Sele Linda pada Nopember 2018, berkomitmen meningkatkan produksi lapangan migas di Sorong, Papua itu secara optimal.

Steven Rumpombo, Senior Supervisor menyampaikan, trkait dengan komitmen itu telah dilaksanakan kegiatan housekeeping di lapangan Sele Linda antara lain pada area pumping unit, perkantoran, halaman hingga mushola dan gereja. Seluruh pekera dan pekarya yang on duty ikut serta dalam kegiatan housekeeping

Menurutnya, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah agar terciptanya rasa memiliki, rasa tanggung jawab untuk lingkungan, dimana mereka semua setiap hari mereka bekerja di situ. “Keindahan dan Kebersihan merupakan bagian dari Iman kita,” kata Steven, Jumat (25/1).

Dijelaskannya, PEP Papua Field mempunyai 3 lapangan utama yaitu lapangan produksi Klamono, lapangan produksi Salawati (Kanal) dan lapangan Sele Linda yang baru saja diserahterimakan pada bulan November tahun lalu dari IBN Oil Holdico Limited.

Lapangan Sele Linda dan dialihkelolakan ke PEP Asset 4 Papua Field. IBN Oil Holdico Limited bermitra dengan PT Pertamina EP dalam bentuk TAC (Technical Assistant Contrack). Produksi minyak pertama kali setelah diserahterimakan ke Papua Field sebesar 101 BOPD. Saat ini produksi lapangan Sele Linda tercatat sebesar 167 BOPD.

PEP Papua Field mempunyai kantor pusat di Kota Sorong provinsi Papua Barat. Perjalanan dari kantor pusat menuju masing-masing lapangan ditempuh dengan dua cara yaitu darat menggunakan mobil, sedangkan laut menggunakan longboat atau speedboat. Waktu tempuh ke masing-masing lokasi bervariasi, dari yang 1 jam hingga 3 jam jika kondisi jalan baik dan tidak hujan.

Seperti telha disinggung, PEO berkomitmen untuk peningkatan produksi di lapangan, PEP Papua Field juga berkomiten untuk menjadikan lapangan Sele Linda menjadi lebih baik dalam hal infrastruktur, keselamatan kerja hingga kegiatan housekeeping.

Hal ini ditunjukan dengan adanya beberapa kegiatan yang dilaksanakan PEP Papua Field  antara lain pelaksanaan BST (Basic Safety Training) untuk seluruh pekarya sele linda, kegiatan housekeeping bersama-sama, perbaikan jembatan dan jalan serta kegiatan lainnya. (Mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...