Home ENERGI Menteri ESDM: Minyak Tanah di Pulau Nias Dihapus Perlahan
ENERGI

Menteri ESDM: Minyak Tanah di Pulau Nias Dihapus Perlahan

Share
Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan memberi paparan dalam kunjungannya di Kantor Redaksi BeritaSatu Media Holdings, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2015. BeritaSatu Photo/Danung Arifin
Share

Jakarta, situsenergy.com

Penyaluran minyak tanah di Pulau Nias akan dihentikan. Ini setelah program konversi minyak tanah ke Elpiji tuntas dilaksanakan dan seluruh masyarakat Nias beralih menggunakan Elpiji 3 kilogram  (kg).

Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas’ud Khamid, Jumat (11/12) mengatakan, penggunaan minyak akan tanah dihapus di Nias. “Setelah konversi BBM ke Elpiji selesai, minyak tanah akan dihapus,” katanya

‎Mas’ud menambahkan, jika minyak tanah sudah dihapus maka tanki tempat menampung minyak tanah akan digantikan dengan Pertamax. Nantinya masyarakat Nias bisa menikmati Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kualitas lebih baik.

“Maka, dengan berakhirnya konversi minyak tanah ke Elpiji, maka storage akan diisi Pertamax, sehingga masyarakat nias bisa menikmati layanan BBM Pertamax,” tuturnya.

Sementara, Menteri Energi dan Sumber Daya ‎Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyatakan, penghapusan minyak tanah tidak bisa berlangsung dengan cepat dan harus bertahap.

Jonan memperkirakan proses peralihan ini bisa secara perlahan selesai dalam waktu 3 sampai 6 bulan ke depan.”‎Nggak ada masalah, kalau ini jalan ya. Mungkin ya minyak tanah itu nggak bisa dihapus dalam waktu sekejap, mustinya 3-6 bulan transisi,” kata Jonan. (mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...