Sumsel, Situsenergi.com
Perjuangan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan belum sepenuhnya berakhir. Di tengah musim kemarau yang memicu kabut asap, tim pemadam Pertamina EP (PEP) Adera Field tercatat sudah 24 kali turun langsung membantu memadamkan kebakaran di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Muara Enim.
Sejak Agustus hingga 30 Oktober 2026, tim fire fighting PEP Adera Field menyisir sejumlah titik kebakaran, termasuk Desa Purun Timur, Abab, Pengabuan Timur, dan Tanah Abang.
Aksi tersebut melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait. Tidak hanya menjaga fasilitas operasional migas, tim Pertamina juga membantu menangani kebakaran yang mengancam perkebunan dan permukiman warga.
Manager PEP Adera Field, Adam Syukron Nasution, mengatakan keterlibatan perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar wilayah operasi.
“Di tengah upaya memenuhi kebutuhan energi nasional, PEP Adera Field juga berupaya selalu hadir serta memberi dampak positif terhadap masyarakat sekitar. Pemadaman karhutla dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu upaya pengamanan dan juga bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat,” kata Adam.
Siagakan 10 Petugas dan Armada Pemadam
Untuk mengantisipasi kebakaran, PEP Adera Field menyiagakan 10 petugas pemadam yang bekerja dalam dua sif setiap hari. Perusahaan juga mengaktifkan Site Emergency Response Team (SERT) di kantor lapangan dan sejumlah fasilitas produksi.
Dukungan peralatan mencakup satu mobil pemadam berkapasitas 7 ton air dan 1 ton foam, satu trailer fire pump berkapasitas 1.500 Gpm, serta tiga portable fire pump berkapasitas 500 Gpm.
Selain itu, tersedia sembilan pompa pemadam permanen dan kolam penampungan air di delapan titik fasilitas produksi.
Upaya tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Tanah Abang Jaya, M. Bambang Krisna, menyampaikan terima kasih atas bantuan pemadaman di perkebunan masyarakat.
“Kami Pemdes Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah abang mengucapkan terima kasih atas bantuan penyiraman kebakaran yang terjadi di perkebunan warga beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Meski hujan mulai turun dan kabut asap berangsur berkurang, PEP Adera Field tetap mempertahankan kesiagaan personel serta peralatan. Langkah ini penting untuk mengantisipasi kebakaran susulan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan fasilitas produksi. *
Leave a comment