Home MIGAS Bukan Cuma Cari Untung! UMKM Binaan Pertamina Buka Jalan bagi Perajin dan Kelompok Rentan
MIGAS

Bukan Cuma Cari Untung! UMKM Binaan Pertamina Buka Jalan bagi Perajin dan Kelompok Rentan

Share
Bukan Cuma Cari Untung! UMKM Binaan Pertamina Buka Jalan bagi Perajin dan Kelompok Rentan
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Tiga UMKM binaan Pertamina membuktikan bahwa bisnis bisa berkembang sekaligus membawa perubahan bagi masyarakat. Adhimas Batik, Joglo Ayu Tenan, dan Kraton Leather memadukan inovasi usaha dengan pelestarian budaya, pemberdayaan kelompok rentan, hingga penciptaan peluang kerja bagi perajin lokal.

Ketiganya tumbuh melalui pembinaan, pelatihan, dan perluasan akses pasar dari Pertamina. Perjalanan mereka menunjukkan bahwa usaha kecil dapat menghasilkan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

Adhimas Batik: Lestarikan Tradisi, Rangkul Pekerja Disabilitas

Di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Klaten, Suyanto mengembangkan Adhimas Batik selama lebih dari 30 tahun. Ia tidak hanya memproduksi kain batik tulis, tetapi juga menerapkan motif batik pada topeng, tempat tisu, nampan kayu, payung, hingga tumbler.

Inovasi tersebut memperluas pilihan produk sekaligus mendekatkan batik dengan kehidupan sehari-hari generasi muda. Usahanya juga melibatkan warga sekitar, termasuk penyandang disabilitas wicara yang aktif bekerja sebagai pembatik.

Sejak mengikuti pembinaan Pertamina pada 2013, Adhimas Batik memperoleh pelatihan, pendampingan, dan kesempatan mengikuti pameran seperti INACRAFT. Rumah produksinya pun berkembang menjadi tempat belajar membatik bagi pelajar, mahasiswa, dan wisatawan mancanegara.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa
Joglo Ayu Tenan, Ruang Kreatif yang Tembus Pasar Jepang

Di Yogyakarta, Yayuk mendirikan Joglo Ayu Tenan pada 2015 dengan konsep creative wellbeing. Ruang kreatif ini menggabungkan kegiatan seperti menyulam, menganyam, melukis, meracik teh, dan menulis jurnal untuk mendorong kreativitas sekaligus kesejahteraan mental dan emosional.

Pengalaman Yayuk sebagai penyintas Guillain-Barré Syndrome (GBS) menginspirasinya membangun ruang yang membantu orang menemukan ketenangan melalui aktivitas kreatif.

Joglo Ayu Tenan juga membuka kesempatan kolaborasi bagi perempuan, perajin, komunitas kreatif, dan penyandang disabilitas. Berkat pembinaan Pertamina sejak 2018, usaha ini memperluas jejaring hingga pasar internasional, termasuk Jepang.

Kraton Leather Libatkan Puluhan Perajin Lokal

Sementara itu, Aziz Imawan Prasetyo mengembangkan Kraton Leather dari usaha kecil menjadi bisnis kerajinan kulit yang melibatkan masyarakat dalam proses produksi.

Saat ini, sekitar 15 perajin menangani produksi, sedangkan delapan orang lainnya mendukung pemasaran. Produk Kraton Leather juga menjangkau konsumen di Singapura, Malaysia, dan Inggris.

Sejak memperoleh pembinaan Pertamina pada 2021, usaha ini memperluas promosi melalui berbagai pameran dan kegiatan pemasaran. Aziz juga mendorong kemitraan yang memberikan penghasilan sekaligus transfer pengetahuan agar perajin berpeluang membangun usaha mandiri.

Pertamina Dorong UMKM Berdampak Lebih Luas

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa pembinaan UMKM tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga mendorong manfaat bagi lingkungan sosial.

“Program pembinaan UMKM Pertamina dirancang untuk membantu pelaku usaha memperkuat kapasitas, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing. Kami berharap pertumbuhan UMKM juga mampu menciptakan manfaat ekonomi dan sosial yang dirasakan masyarakat secara langsung,” ujar Baron.

Kisah ketiga UMKM tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan usaha dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya, pemberdayaan kelompok rentan, dan penciptaan lapangan kerja. Dukungan kapasitas bisnis dan akses pasar menjadi bagian penting agar manfaat pertumbuhan usaha menjangkau lebih banyak masyarakat. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Siapkan Jurus Baru Jaga Pasokan BBM, SPBU Bisa Buka Lebih Lama

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina memperkuat strategi pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM)...

Tiga Pekerja Pertamina Raih Penghargaan Negara, Ini Pesan Penting di Baliknya

Jakarta, Situsenergi.com Tiga pekerja Pertamina meraih tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana...

PLN Gaspol Elektrifikasi! Dari Kompor Listrik hingga Mobil EV, Ini 4 Solusi Barunya

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) memperluas bisnis solusi energi terintegrasi untuk pelanggan...

Pertamina Bidik Peluang Besar! Indonesia Disiapkan Jadi Hub CCS Asia

Tokyo, Situsenergi.com Pertamina Hulu Energi (PHE) membidik peluang strategis dari bisnis penangkapan...