Home MIGAS Bukan Cuma Migas, PIEP Borong Penghargaan Berkat Program Pendidikan Anak di Luar Negeri
MIGAS

Bukan Cuma Migas, PIEP Borong Penghargaan Berkat Program Pendidikan Anak di Luar Negeri

Share
Bukan Cuma Migas, PIEP Borong Penghargaan Berkat Program Pendidikan Anak di Luar Negeri
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) mencatat prestasi di bidang tanggung jawab sosial perusahaan setelah meraih penghargaan dalam Indonesian CSR Awards (ICA) dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026. Pengakuan ini datang melalui program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasi internasional yang menitikberatkan pada pendidikan inklusif, hak asasi manusia, dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam ajang yang berlangsung di Binakarna Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, pada 29 September 2026, PIEP meraih predikat The Most Committed Corporate to Human Rights dan The Most Committed Corporate to SDGs to Social Pillar.

Penghargaan tersebut mengapresiasi upaya PIEP menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat kapasitas warga, serta memberikan perhatian kepada kelompok rentan.

Program Pendidikan di Malaysia Raih Empat Platinum

Salah satu program unggulan PIEP adalah Akselerasi Pendidikan Sanggar Bimbingan di Malaysia. Program ini membantu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak komunitas Pekerja Migran Indonesia yang menghadapi keterbatasan memperoleh pendidikan formal.

Melalui program tersebut, PIEP meraih tiga penghargaan Platinum pada ICA 2026 untuk kategori perlindungan hak asasi manusia, perlindungan kelompok rentan, serta perlindungan hak ekonomi, sosial, dan budaya. Program yang sama juga memperoleh satu Platinum dalam ISDA 2026.

PIEP turut meraih satu Platinum melalui program Extraordinary STEM Edufun di ISDA 2026. Sementara itu, program Asimilasi Budaya bagi Anak-Anak di Aljazair membawa pulang penghargaan Gold.

Ketiga program tersebut tidak hanya menyediakan pengalaman belajar, tetapi juga mendorong kepercayaan diri anak, memperkuat kapasitas pendidik, dan membangun pemahaman lintas budaya. PIEP menjalankan inisiatif tersebut bersama pemerintah, institusi pendidikan, mitra pelaksana, dan komunitas setempat.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

PIEP Tekankan Dampak Sosial Jangka Panjang

Pjs. Manager Relations PIEP, Brasto Galih Nugroho, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan kerja sama berbagai pihak dalam mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Bagi PIEP, penghargaan ini bukan semata-mata pencapaian perusahaan, tetapi merupakan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari masyarakat, pemerintah, institusi pendidikan, mitra pelaksana hingga pemangku kepentingan lainnya. Kami ingin memastikan bahwa program yang dijalankan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat dan menghasilkan manfaat yang dapat terus berkembang,” ujar Brasto.

Menurutnya, perusahaan ingin memastikan program sosial mampu mendorong kemandirian dan menghasilkan manfaat berkelanjutan, bukan sekadar memberikan bantuan sesaat.

“Dengan mendengarkan kebutuhan masyarakat dan membangun program secara bersama-sama, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Sejalan dengan Ketahanan Energi Nasional

Sebagai pengelola portofolio hulu migas internasional Pertamina, PIEP mengembangkan program sosial dengan mempertimbangkan karakteristik budaya dan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah operasinya.

Perusahaan juga berkontribusi terhadap kebutuhan energi Indonesia melalui pengelolaan aset internasional. Pada awal 2026, Pertamina membawa sekitar 1 juta barel minyak mentah dari Aljazair ke Indonesia.

PIEP menegaskan akan terus memperkuat program tanggung jawab sosial yang selaras dengan prinsip ISO 26000 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara pengelolaan bisnis migas internasional dan manfaat sosial bagi masyarakat di negara tempatnya beroperasi. (***)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Banjir Sempat Bikin Produksi Nol, Kini Pertamina EP Rantau Tajak 5 Sumur Baru!

Aceh Tamiang, Situsenergi.com Pertamina EP Rantau Field tancap gas memulihkan produksi minyak...

Gandeng KPK, Pertamina Perkuat Aturan Main Pengambilan Keputusan Bisnis Migas

Jakarta, Situsenergi.com Keputusan bisnis di sektor minyak dan gas bumi (migas) menuntut...

Sumur Migas yang Lama Menganggur Dibidik Elnusa, Begini Jurusnya Genjot Produksi

Jakarta, Situsenergi.com PT Elnusa Tbk (ELSA) mengandalkan teknologi Hydraulic Workover Unit (HWU)...

38 UMKM Pertamina Serbu INACRAFT 2026, Incar Peluang Bisnis Setelah Transaksi Rp4,7 Miliar

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina kembali membawa puluhan pelaku usaha lokal ke panggung pameran...