Jakarta, Situsenergi.com
Kursi Direktur Utama PT Pertamina International Shipping (PIS) kini berganti. Muhammad Irfan Zainul Fikri resmi memimpin PIS menggantikan Surya Tri Harto.
Kabar pergantian tersebut telah terkonfirmasi oleh Yang bersangkutan dan juga Pjs Corporate Secretary perusahaan.
Sebelumnya, akun Instagram Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) pada Minggu, 27 September 2026 sudah menyampaikan ucapan selamat kepada Irfan yang merupakan alumnus Teknik Elektro UGM angkatan 1995. Organisasi alumni tersebut juga menyoroti kiprah Irfan dalam sektor maritim, logistik energi, serta rantai pasok energi.

“Keluarga Besar KAGAMA ID mengucapkan Selamat dan Sukses kepada: Muhammad Irfan Zainul Fikri (Alumnus Teknik Elektro UGM Angkatan 1995) atas amanah baru sebagai Direktur Utama di PT Pertamina International Shipping,” tulis akun @kagama_id, dikutip situsenergi.com, Senin (28/9/2026).
Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita saat dikonformasi membenarkan kabar tersebut. Dengan demikian, Irfan resmi mengemban posisi tertinggi di perusahaan pelayaran dan logistik energi tersebut.
Irfan bukan nama baru di lingkungan PIS. Sebelum menduduki kursi direktur utama, ia menjabat sebagai Direktur Armada PIS sekaligus pernah menjalankan tugas sebagai Plt Direktur Gas, Petrokimia, dan Bisnis Baru.
Profil dan Karier Irfan
Mengacu pada situs resmi PIS, Irfan lahir di Yogyakarta pada 22 September 1977. Ia mulai bergabung dengan Pertamina pada 2003 dan menjalani sejumlah posisi dalam perjalanan kariernya.
Latar belakang pendidikan Irfan berasal dari bidang teknik dan logistik. Ia meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Gadjah Mada serta gelar Master’s of Logistics and Supply Chain dari Universitas Indonesia.

Selain pendidikan formal, Irfan juga memiliki sertifikasi CCP (Certified Cost Professional) dan PMP (Project Management Professional).
Dalam perjalanan kariernya di Pertamina, Irfan pernah menduduki posisi Technical Service Coordinator pada 2019 dan Project Management Coordinator pada 2021. Pada tahun yang sama, ia juga menjabat sebagai VP Fleet Management.
Kariernya kemudian berlanjut di PIS. Irfan dipercaya sebagai Direktur Armada sejak 27 September 2022 sebelum akhirnya menduduki posisi Direktur Utama.
Pergantian kepemimpinan ini menempatkan Irfan sebagai figur yang sebelumnya telah memiliki pengalaman di lingkungan PIS, khususnya dalam pengelolaan armada dan bisnis terkait logistik energi. (GIT)
Leave a comment