Home MIGAS Sumur GNK-114 Bikin Kejutan, Produksi Minyak Tembus 955 BOPD
MIGAS

Sumur GNK-114 Bikin Kejutan, Produksi Minyak Tembus 955 BOPD

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Kabar menggembirakan datang dari kegiatan hulu migas di Sumatera Selatan. Sumur pengembangan GNK-114 milik Pertamina EP Asset 2 atau PT PHR Zona 4 mencatat hasil uji produksi setelah menyelesaikan rangkaian pengeboran.

Dalam uji produksi tersebut, sumur GNK-114 menghasilkan minyak 955 barel per hari atau BOPD serta gas 1,45 MMSCFD. Hasil tersebut disampaikan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam sesi Good News di Jakarta pada Minggu, 27 September 2026.

“Alhamdulilah… PT Pertamina EP Asset 2 telah melakukan tajak sumur pengembangan GNK-114 pada 13 Juli 2026, selesai tanggal 27 September 2026, dan berhasil melakukan uji produksi Long String dengan hasil sementara mencapai 955 BOPD dan 1.45 MMSCFD mengalir natural Open Flow pada lapisan TAF-K1,” kata Djoko.

Potensi Produksi Berasal dari Layer K

Sumur GNK-114 berada di Struktur Gunung Kemala, Field Prabumulih, Sumatera Selatan. Lokasinya berada di sebelah barat laut Kota Prabumulih.

Produksi sumur tersebut berasal dari lapisan Layer K yang memiliki tekanan reservoir yang baik. Kondisi tersebut menjadi bagian dari hasil evaluasi terhadap potensi produksi GNK-114.

Dalam pengerjaannya, tim mengebor sumur secara directional atau berarah menggunakan Rig PDSI #41.3/N110-UE. Pengeboran mencapai kedalaman akhir 1.885 meter measured depth (mMD) atau 1.884,66 meter true vertical depth (mTVD).

Total waktu yang dibutuhkan untuk fase pengeboran dan uji produksi long string mencapai 36 hari hingga 27 September 2026.

Operasi Catat 50.616 Safe Man Hours

Selain hasil produksi, aspek keselamatan juga menjadi perhatian dalam operasi GNK-114. Sumur GNK-114 atau GNK-PD80 mencatat total safe man hours sebesar 50.616 jam sejak kegiatan tajak dimulai.

Djoko mengatakan capaian tersebut mencerminkan pelaksanaan operasi yang tetap mengedepankan aspek HSSE dan operational excellence.

“Ini, total kumulatif jam kerja dengan tetap mengutamakan komitmen terhadap aspek HSSE dan Operational Excellent,” tandas Djoko.

Dari sisi biaya, estimasi pengeluaran berdasarkan field estimate mencapai US$5.895.760,43. Nilai tersebut setara dengan 68,43% dari Authorization for Expenditure (AFE) yang telah disetujui.

SKK Migas berharap proses produksi sumur GNK-114 dapat berjalan lancar. Djoko juga meminta dukungan dan doa agar sumur tersebut segera masuk tahap produksi.

“Saya mohon doa insya Allah ini dapat segera diproduksikan. Aamiin YRA…” ujar Djoko. (MK/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

UMK Pertamina Bersiap Temui Buyer Global, 5 Menit Jadi Penentu

Jakarta, Situsenergi.com Puluhan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan PT Pertamina...

PHE Dorong Asri Basin Jadi Hub Karbon Regional

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membawa ambisi besar dalam pengembangan...

150 UMKM Pertamina Siap Serbu Pasar, SMEXPO 2026 Keliling Indonesia

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina kembali membuka panggung bagi usaha mikro, kecil, dan menengah...

PHR Buka Jurus Jaga Produksi Migas, Cadangan Energi Jadi Sorotan

Jambi, Situsenergi.com Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus mencari cara menjaga produksi migas...