Home MIGAS Bikin Melongo! Ribuan UMKM Aceh Mendadak Tembus Pasar Nasional, Apa Rahasianya?
MIGAS

Bikin Melongo! Ribuan UMKM Aceh Mendadak Tembus Pasar Nasional, Apa Rahasianya?

Share
Share

​Jakarta, Situsenergi.com

Produk lokal asal Aceh kini semakin unjuk gigi dan siap menguasai pasar nasional. Fenomena ini membuktikan bahwa bisnis lokal daerah punya potensi raksasa jika mendapatkan wadah pengembangan yang tepat.

​Melalui kehadiran Rumah BUMN Pertamina di Aceh Tamiang dan Aceh Timur, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berhasil mendongkrak kapasitas usaha, memperkuat kualitas produk, serta membuka akses pasar yang jauh lebih luas.

​Cetak Rekor: Ribuan UMKM Berhasil Naik Kelas!

​Sejak beroperasi, Rumah BUMN Pertamina Aceh Tamiang dan Aceh Timur mencatatkan angka pertumbuhan yang sangat fantastis. Kedua pusat pembinaan ini tercatat menggembleng sebanyak 1.013 pelaku UMKM.

​Tidak berhenti di situ, Pertamina juga menggelar 321 kegiatan pelatihan, memboyong UMKM dalam 207 pameran dan perluasan pasar, serta menerbitkan 1.375 legalitas dan sertifikasi usaha. Pembinaan bertahap ini mencakup pengelolaan bisnis, branding, pemasaran digital, hingga sertifikasi resmi.

​Produk Lokal Bikin Bangga: Anyama Pandan Hingga Daur Ulang Modern

​Ekosistem pembinaan ini terbukti melahirkan unit usaha unggulan yang siap bersaing:

  • ​Nalura & Co: Berdiri sejak 2017, bisnis kerajinan anyaman pandan ini menyulap daun pandan lokal menjadi produk bernilai tinggi. Mulai dari tikar, sajadah, sarung bantal, wall decor, tempat tisu, hingga produk fesyen modern.
  • ​Madu Lusera: Mengoptimalkan potensi alam kawasan Leuser, produk madu ini sukses menguasai platform e-commerce dan mengantongi pesanan berlimpah hingga skala nasional.
  • ​Sahada: Berbasis di Kuala Simpang, Aceh Tamiang, usaha kreatif ini mengolah limbah plastik dan kain bekas menjadi dompet serta tas bernilai ekonomi tinggi.

​Pemilik Nalura & Co, Ratna Dewi, mengakui dampak besar pendampingan ini bagi kemajuan usahanya.

​”Bagi kami, Rumah BUMN bukan hanya tempat mendapatkan informasi, tetapi juga ruang untuk berdiskusi dalam mengembangkan usaha. Kami semakin memahami bahwa untuk naik kelas, UMKM harus terus belajar dan beradaptasi, mulai dari produk, branding, pemasaran hingga pemanfaatan digital,” ungkap Ratna Dewi.
​Komitmen Pertamina Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

​Langkah strategis ini bukan sekadar pameran produk, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Point 8 dalam menciptakan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
​Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghubungkan pelaku usaha ke peluang yang lebih besar.

​“Pertamina terus mendorong pelaku UMKM untuk berkembang sesuai dengan tahapan dan kebutuhan usahanya. Melalui Rumah BUMN Pertamina yang tersebar di 29 wilayah, kami berupaya menghadirkan pendampingan yang tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga membantu membuka akses pasar sehingga UMKM semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tegas Muhammad Baron. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

22 Kampus Siap Adu Inovasi Energi, Final Nasional PGTC 2026 Makin Panas

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 memasuki babak paling panas....

21 Tahun PEPC, Produksi Banyu Urip dan JTB Jadi Andalan Ketahanan Energi

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina EP Cepu (PEPC) memasuki usia 21 tahun dengan...

24 Mahasiswa Terjun ke Rig Pertamina Drilling, Begini Rasanya Jadi Pekerja Migas

Indramayu, Situsenergi.com Bukan sekadar belajar teori di kampus, sebanyak 24 mahasiswa dari...

Pertamina EP Lirik Gaspol Lawan Karhutla, Desa Jadi Benteng Pertama Cegah Api

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina EP Lirik memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan...