Jakarta, situsenergi.com
PLN Electric Run 2026 kembali hadir dengan menggabungkan kampanye hidup sehat dan pesan transisi e nergi. Ajang lari bertema “Powering Our Green Future” ini menargetkan 8.000 peserta di kawasan ICE BSD, Tangerang, pada 8 November 2026.
Peserta dapat memilih kategori 5K, 10K, dan Half Marathon. Selain mengajak masyarakat berolahraga, PLN juga menjadikan kegiatan ini sebagai ruang kolaborasi untuk mendorong gaya hidup rendah emisi.

Wakil Direktur Utama PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan transisi energi membutuhkan keterlibatan banyak pihak. “Transisi energi tidak dapat dilakukan oleh PLN sendirian. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas hingga masyarakat,” ujarnya.
Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy menambahkan, PLN Electric Run turut mendukung target Net Zero Emissions (NZE) 2060. Ia menyebut kontribusi pengurangan emisi dari ajang ini terus meningkat, dari 11.880 kilogram CO₂ pada penyelenggaraan pertama menjadi 21.812 kilogram CO₂ pada tahun ketiga.
“Dengan target 8.000 peserta pada tahun ini, kami memperkirakan kontribusi pengurangan emisi akan mencapai sekitar 24.780 kilogram CO₂,” kata Fahrur.
Untuk memperkuat aspek keberlanjutan, PLN kembali menggandeng Rekosistem dalam pengelolaan sampah. PLN juga menyiapkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan serta hadiah kendaraan listrik dan elektrifikasi rumah tangga.

Wakil Ketua Umum PB PASI Tigor Tanjung mengapresiasi konsistensi PLN. “PLN tidak hanya mengajak masyarakat berlari, tetapi juga mengajak mereka menjadi bagian dari masa depan yang lebih hijau,” ujarnya. (*)
Leave a comment